Ekbis

Harga Bumbu Dapur di Kota Mojokerto Juga Naik

Mojokerto (beritajatim.com) – Selain harga ayam boiler (potong) naik saat bulan Ramadan, harga bumbu dapur di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto juga mengalami kenaikan. Seperti harga cabai merah dan tomat yang terkerek.

Salah satu pedagang bumbu dapur, Ardian Firmansyah (27) mengatakan, harga cabai merah dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp44 ribu. “Naik Rp9 ribu per kilogram, harga naik karena gagal panen. Sering hujan saat malam sehingga menyebabkan cabai siap panen menjadi busuk,” ungkapnya, Jumat (10/5/2019).

Sementara untuk harga tomat juga ikutan melejit dari Rp8 ribu per kilogram menjadi Rp18 ribu per kilogram. Menurutnya, tomat-tomat tersebut berasal dari petani di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dan Malang. Ini lantaran petani yang pindah dari sawah ke kebun.

“Awal puasa biasanya petani libur ke kebun sehingga panen berkurang. Biasanya kenaikan ini tak lama akan turun kembali. Kalau bawang sekarang stabil di Rp48 ribu per kilogram, kemarin sempat mencapai Rp68 ribu per kilogram pada H-1 hingga hari ketiga Ramadan,” jelasnya.

Sedangkan, harga bawang merah justru turun dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp25 ribu. Cabai rawit cenderung stabil di harga Rp24 ribu per kilogram. Sementara harga sembako lainnya di Pasar Tanjung Anyar juga terpantau masih stabil.

Gula pasir Rp11.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp10.500 per liter, daging sapi Rp120 ribu per kilogram, telur ayam Rp23 ribu per kilogram, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, serta beras IR 64 Rp7.500 per kilogram.[tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar