Ekbis

Harga Bawang Putih di Sumenep Mendekati Normal

Sumenep (beritajatim.com) – Harga bawang putih di pasar tradisional Sumenep terus mengalami penurunan. Setelah pekan lalu harganya turun Rp 10.000, pekan ini turun lagi Rp 5.000 menjadi Rp 35.000 per kg.

“Harga bawang putih memang berangsur turun, dan mendekati normal, setelah pemerintah mengimpor bawang putih. Untuk Jawa Timur, seperti yang disampaikan Gubernur, sudah digelontor pasokan sekitar 85 ribu ton. Insya Allah harga bawang putih segera normal,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Abd. Said, Selasa (01/05/2019).

Sedangkan harga bawang merah, juga mengalami penurunan Rp 1.000 per kg, menjadi Rp 26.000. Selain itu, harga cabai kecil biasa juga mengalami penurunan. Pekan ini harganya Rp 22.000 per kg, turun Rp 4.000 dibanding pekan lalu.

“Tapi sebaliknya, harga cabai merah besar justru naik menjadi Rp 30.000 per kg. Pekan lalu harganya masih Rp 28.000 per kg,” ujar Said.

Untuk komoditas daging, yang mengalami penurunan harga adalah daging ayam broiler. Harganya turun menjadi Rp 32.000 per kg, turun Rp 3.000 dibanding pekan lalu.

“Sedangkan harga daging ayam kampung tetap stabil Rp 90.000 per kg, dan daging sapi Rp 120.000 per kg,” terangnya.

Untuk harga telur juga stabil. Telur ayam ras Rp 24.000 per kg, dan telur ayam kampung tetap Rp 43.000 per kg.

“Harga gula pasir juga tidak mengalami perubahan. Tetap Rp 11.500 per kg. Kemudian harga minyak goreng curah juga stabil Rp 11.000 per kg,” paparnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pantauan harga sembako. Pantuan dilakukan di dua pasar, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar