Ekbis

Hama Tungau Serang Puluhan Hektare Tanaman Cabai di Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Petani cabai di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mengeluhkan serangan hama tungau. Pasalnya, produktifitas cabai merosot hingga 50 persen.

Di wilayah ini, terdapat sekitar 20 hektar tanaman cabai petani yang kondisinya rusak terserang hama tungau. Tungau atau mite (baca : met) merupakan hama yang menyebabkan daun keriting dan rusak, sehingga berpengaruh pada penurunan produksi cabai, karena daun adalah bagian penting dari produksi tanaman tersebut.

Wardoyo, salah satu petani mengaku, penurunan hasil panen cabai mencapai 50 persen karena serangan hama tungau. Para petani harus merugi besar, karena biaya operasional tak sebanding dengan panen cabai yang didapat.

Sementara itu, Yayuk Anisa, selaku petugas penyuluh lapangan (PPL) di Desa Paron mengatakan, kerusakan tanaman cabai yang terserang hama tungai lebih dari 70 persen. Sebagian besar petani memilih panen lebih dini, sembari membasmi hama dengan menyemprotkan agen hayati, sejenis obat organik hasil dari petani lokal yang berasal dari bantuan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri.

“Bilan kondisi normal, tanaman cabai 1 hektar mampu menghasilan 15 kwintal cabai. Tetapi bila terserang hama tungau, produktifitasnya merosot hingga 50 persen. Petani hanya mendapat panenan sekitar 8 kwintal. Sementara itu, tanaman cabai yang sudah terserang sulit untuk disembuhkan, dan biasanya diganti dengan tanaman baru,” jelasnya. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar