Ekbis

Habitat for Humanity Indonesia Bangun Ratusan Rumah Layak Huni di Gresik

Gresik (beritajatim.com)- Habitat for Humanity Indonesia membangun ratusan rumah tidak layak huni di Dusun Wetan, Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Dengan menggandeng ratusan para CEO dari perusahaan ternama. Kegiatan yang dinamakan CEO Build 2019 itu, menargetkan 640 pemukiman layak huni.

National Director Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin mengatakan, dari target 640 rumah layak huni. Tahun ini baru 160 rumah layak huni yang sudah dikerjakan. “Sisa dari target pembangunan rumah tersebut nantinya dikerjakan secara bertahap,” katanya, Sabtu (29/06/2019).

Dalam membangun rumah layak itu. Standar desain rumahnya adalah dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dan satu kamar mandi. Biaya untuk satu rumah pun disamaratakan yaitu Rp 35 hingga Rp 45 juta.

Para relawan Habitat for Humanity Indonesia itu, tidak hanya membangun rumah layak huni saja, tetapi juga membangun sanitasi air bersih. Pasalnya, warga Dusun Wetan, Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, masih sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami juga membangun sanitasi air beraih. Sebab, berdasarkan laporan yang masuk banyak warga disitu terkena diare,” ujar Susanto Samsudin.

Sementara itu, Co-Founder PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, Edwin Soeryadjaya salah satu relawan Habitat for Humanity Indonesia menuturkan, organisasinya akan terus berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui Habitat Indonesia dalam mewujudkan akses sanitasi dan rumah layak huni. “Kami menyadari kebutuhan dari permasalahan yang dialami warga Gresik. Melihat kondisi ini, kami tergerak untuk terus terlibat bersama Habitat Indonesia,” ujarnya.

Hingga saat ini, program Habitat Indonesi di Gresik telah menjangkau lebih dari keluarga. Selama lima tahun Habitat Indonesia telah membangun sejumlah fasilitas seperti MCK, sumber air bersih, akses sanitasi serta pembangunan rumah, dan pelatihan pengembangan ekonomi masyarakat. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar