Ekbis

Digelontor 85 Ribu Ton

Gubernur Jatim Pastikan Harga Bawang Putih Segera Normal

Bawang Putih. Foto: Dok

Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meyakini, harga bawang putih di pasar tradisional segera normal dalam waktu dekat, mengingat puluhan ribu ton bawang putih impor sudah didatangkan.

“Ada sekitar 85 ribu ton bawang putih yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak. Izin impornya itu Kementerian Perdagangan. Itu upaya untuk menstabilkan harga,” katanya.

Khofifah berada di Sumenep pada Sabtu (11/5/2019) untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan dermaga Dungkek yang akan menghubungkan ke Pulau Giliyang. Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan keuangan Rp 60 miliar kepada Bupati Sumenep untuk pembangunan dermaga tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bea cukai dan kepolisian, meminta agar stok bawang putih itu dikawal agar bisa segera masuk pasar. Paling lambat, tanggal 15 Mei sudah bisa masuk pasar, sehingga harga bawang putih bisa normal lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Perpres, bawang putih sebenarnya tidak termasuk dalam kebutuhan pokok. Tetapi karena kebutuhan bawang putih semakin tinggi dan stok di pasaran menipis, maka harga melambung. “Karena itu, pemerintah akhirnya turun tangan untuk menstabilkan harga bawang putih, dengan operasi pasar dan menambah stok,” terangnya.

Harga bawang putih di pasar sempat melonjak tajam. Sekitar 1 bulan lalu, di Sumenep harga bawang putih mencapai puncaknya hingga Rp 80 ribu per kg. “Harga bawang putih akan terus turun dan normal lagi dalam waktu dekat. Sedangkan untuk stok bahan pokok, aman. Beras, gula, telor, daging, semuanya aman. Jadi masyarakat tidak perlu cemas,” tandasnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar