Ekbis

Hari Pers Nasional

Era Digital, Pakde Karwo: Pedagang Tak Usah Tunggu Pengepul

Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau Pakde Karwo

Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa menguasai pasar digital guna memperluas pemasaran produk.

Gubernur Jatim Soekarwo disela Seminar Nasional Pengembangan UMKM dan Workshop Menembus Pasar Digital dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Hotel Sheraton Surabaya mengatakan era saat ini menuntut UMKM bisa menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan produk asing.

Selain itu Lanjut Pakde Karwo, UMKM juga diharuskan mampu menembus dan menguasai pasar digital.

“Kalau konsep menjualnya masih konvesional maka UMKM akan tertinggal, sudah saatnya mereka menguasai pasar digital, sehingga jangkauan dagangnya tidak terbatas,” ungkap Pakde Karwo, Jumat (8/2/2019).

Digitalisasi, lanjut Karwo, bukan tanpa risiko, tetap akan ada yang dirugikan, salah satunya padat karya bisa tergerus. “Efek dari digitalisasi pastinya akan mengurangi jumlah tenaga kerja, berarti padat karya akan hilang,” tuturnya.

Agar pemerintah mendapatkan manfaat perkembangan digitalisasi, Pakde Karwo mendorong adanya pajak khusus terhadap teknologi itu, mengingat pasar digital tidak bisa dihindari.

“Saat ini segala sesuatu sudah dipasarkan melalui media sosial, karena itu saya usulkan, robot juga harus kena pajak, kena PPH. Kemudian pajaknya untuk membantu yang kalah terhadap efisiensi,” imbuhnya.

Pakde Berharap, seminar dan workshop ini, mampu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM, dimana mereka mampu bertahan dari terpaan krisis ekonomi.

“Sekarang tidak usah nunggu pengepul, kemudian dimasukkan kepada perusahaan, cukup pasang website jualan seperti Bukalapak, media sosial atau kerjasama dengan UMKM yang sudah lama menjalankan,” harapnya. (ted/kominfo).

Apa Reaksi Anda?

Komentar