Ekbis

Dynamix Andalkan Pengembangan Diferensiasi Produk dalam Pasar Semen

Jember (beritajatim.com) – Perubahan nama semen Holcim menjadi Dynamix tak akan berdampak negatif terhadap pasar di Jawa Timur. Namun perubahan nama tidak ditargetkan untuk mengambil pasar yang lebih besar.

“New brand kami di sini untuk menyatakan bahwa kami di Grup Semen Indonesia bisa bersinergi. Kedua, sebagai BUMN yang leader di Indonesia, terutama semen, kami ditugasi negara menjaga stabilitas supaya persemenan ini tetap berada dalam persaingan sehat,” kata Yuni Eka Putra, Head of Retail Sales PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dalam acara retail gathering Dynamix, di New Sari Utama, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019) malam.

“Saat ini ‘share’ kami di Jember dan Jawa Timur umumnya sekitar 15-16 persen. Jadi total di Jawa Timur, Semen Indonesia Group punya share sekitar 80 persenan,” kata Eka.

Menurut Eka, PT Solusi Bangun Indonesia mempertahankan janji kendati berubah nama produk. “Kami dengan Holcim dulu sudah melakukan berbagai macam inovasi. Salah satunya produk-produk yang mungkin pesaing tidak punya. Dynamix sendiri berkembang lebih daripada itu. Produk kami bukan hanya di general use. Diferensiasi produk kami kembangkan ke depan untuk menghadapi gempuran produk-produk lainnya,” katanya.

“Dynamix ini kami ambil dari kata dinamis. Kami akan berubah atau berinovasi lebih baik. Target kami adalah selalu berinovasi supaya seluruh produk kami memuaskan seluruh pelanggan. Jadi inovasi kami tiada henti. Kami menjanjikan dengan brand dynamix tak akan mari tertelan zaman,. malah kami bikin tren baru nanti,” kata Eka. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar