Ekbis

Tekan Harga

Disdag Segera Distribusikan Bawang Putih Impor

Bojonegoro (beritajatim.com) – Keran impor bawang putih masih terus dibuka oleh pemerintah guna menurunkan harga di pasaran. Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro rencananya lima hari kedepan akan mendistribusikan bawang putih yang sudah tiba di pelabuhan, Sabtu (11/5/2019).

“Hari ini (11/5) baru datang di pelabuhan (bawang impor). Dan baru akan didistribusikan pada 15 Mei mendatang, sehingga bisa menjaga stabilitas harga,” ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro, Agus Haryana.

Saat ini, menurut dia, penekanan terhadap kenaikan harga bawang putih masih menjadi konsen pemerintah daerah. Standar harga di pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp 15 ribu per kilogram, sedangkan kenaikan yang terjadi saat ini mencapai Rp 50 ribu per kilogram. “Karena pasokan minim,” ungkapnya.

Selain bawang putih, selama Ramadan, Pemkab Bojonegoro juga menjaga stabilitas harga kebutuhan dapur lainnya. Seperti harga telur, tepung, gula, beras dan harga minyak. Harga telur juga mengalami peningkatan karena kebutuhan masyarakat meningkat selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Pada momen Ramadan dan Lebaran kebutuhan telur ini cukup banyak. Harga telur pada minggu pertama bulan puasa sudah naik menjadi Rp 23 ribu per kilogram, biasanya Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu,” jelasnya.

Sedangkan harga kebutuhan dapur yang masih stabil diantaranya adalah bawang merah. Meski kebutuhan bawang merah ini meningkat, namun stok barang bisa dipenuhi dari produksi petani lokal sendiri. Kenaikan harga mulai terlihat sejak minggu pertama puasa. Namun, saat ini sebagian besar harga kebutuhan dapur masih normal.

“Imbauan kami kepada masyarakat untuk belanja bijak sesuai kebutuhan. Tahun ini operasi pasar masih akan dibicarakan lagi dengan OPD lain, karena harga beras, gula, dan minyak masih normal. Sedangkan operasi pasar sendiri lebih fokus pada harga beras, gula dan minyak,” pungkasnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar