Ekbis

DIJKP: Bukan Zamannya Minta Uang Saku ke Ortu

Banyuwangi (beritajatim.com) – Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, DJIKP, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong millenials menjadi partner pemerintah dalam melakukan literasi kepada publik yang dikemas dalam bentuk creativetalks Pojok Literasi “Merencanakan Keuangan Millenials”. Aacara ini diselenggarakan di Sun Osing cafe dan resto, Banyuwangi.

“Bukan zamannya lagi millenials minta uang jajan kepada orangtua, saatnya millenials produktif dan berkarya,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary, Jumat (9/8/2019).

Sementara itu, Kasubag Pengawasan Bank, OJK, Handi dalam paparannya menyampaikan tentang pentingnya millenial untuk berinvestasi sedini mungkin, tentunya untuk persiapan masa depan yang lebih baik. Tidak hanya investasi, OJK mengedukasi bagaimana millenials mengenali ciri-ciri perusahaan fintech lending. “Pastikan perusahaan fintech lending memiliki izin dan terdaftar di OJK,” tegasnya.

Lalu, Advisor Jouska Indonesia, Julius Andre Candra menjelaskan usia millenials yang akan menggerakan perekonomian bangsa. “Ke depan harus memilih, apakah kita akan create something? atau hanya akan menjadi pembeli saja, buka market place, masuk keranjang lalu checkout,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 200 mahasiswa dan umum aktif mengikuti creativetalks Pojok Literasi. Mengusung hashtag #millenialcerdasbanyuwangi mahasiswa diminta untuk menyebar berita dan konten positif di dunia maya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar