Ekbis

Bupati Pamekasan: Jungkir Balik untuk Berwirausaha Itu Wajib

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menilai jungkir balik dalam berwirausaha merupakan suatu kewajiban demi menghasilkan UMKM yang baik.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Meetup Millenials Preneurs Pamekasan, di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Sabtu (21/12/2019).

Bahkan dalam kegiatan yang digagas bersama Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Pamekasan, dirinya juga mengenakan sepatu yang notabene merupakan salah satu karya warga asal daerah yang dipimpinnya.

“Pertama kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, dengan harapan juga dapat memaksimalkan prorgam yang kami gagas untuk mewujudkan 10 ribu wirausaha baru di Kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Badrut Tamam.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika mengenakan produk lokal atau karya masyarakat, juga dinilai dapat membantu pertumbuhan perekonomian di darah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Jungkir balik untuk berwirausaha itu wajib, salah satu tujuannya untuk menghasilkan UMKM yang baik di masa yang akan datang,” ungkap bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

Perhatian serius untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor UMKM, juga disiapkan. Salah satunya melalui anggaran sebesar Rp 4,9 mikir. “Untuk 2020, kami menyiapkan anggaran untuk berbagai jenis pelatihan. Harapannya dapat menghasilkan pengusaha handal di kabupaten Pamekasan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pengusaha millenials asal Pamekasan, dihadiri sejumlah pemateri profesional dan ahli dibidangnya. Seperti Rizky Anis Y owner Sego Njamoer, M. Daniel Maulana owner FridayKiller, Khoirul Akbar A owner Mark Us Cafe.

Dalam momentum tersebut, para pengusaha muda juga memasarkan berbagai produk yang mereka kerjakan. Seperti rengginang, kenduy teri rasa crispy, serta berbagai jenis produk lainnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar