Ekbis

BPR dan BPRS Tumbuh 5,78 Persen

Surabaya (beritajatim.com) – BPR dan BPR Syariah mencatatkan pertumbuhan volume usaha 5,78% (yoy) menjadi Rp 16,1 Triliun, DPK 6,79% (yoy) menjadi Rp 10,6 Triliun, dan Kredit 8,74% (yoy) menjadi Rp 12 Triliun. Hal itu menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat Jawa Timur terhadap perbankan, khususnya BPR dan BPR Syariah mengalami peningkatan yang cukup baik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Heru Cahyono, dalam acara peringatan Hari BPR-BPRS Nasional yang dipusatkan di Taman Wisata Tirtoyoso Park, Kediri. Acara yang digelar Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jatim ini bertema ‘Fun Walk Puncak Hari Nasional BPR’.

Heru lebih lanjut mengatakan, sektor keuangan di Jawa Timur saat ini mencatat kinerja yang positif, tercermin dari pertumbuhan volume usaha perbankan yang mencapai 8,22% (yoy) menjadi Rp 593,9 Triliun yang ditopang oleh pertumbuhan DPK sebesar 8,32% (yoy) menjadi Rp 554,7 Triliun dan Kredit sebesar 8,99% (yoy)menjadi Rp 482,4 Triliun.

Hal tersebut tidak terlepas dari peran serta industri BPR di Jawa Timur yang terdiri dari 293 BPR Konvensional dan 27 BPR Syariah. Selain Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Heru Cahyono, hadir juga, Ketua Perbarindo DPD Jatim, Sujanto.

Sementara itu, Dr. Ratna Widyanti, SE, MM, Ketua Bidang Litbang dan SDM Perbarindo Jatim mengatakan, seluruh kantor BPR-BPRS di Jatim siap melayani masyarakat Jatim di pelosok pedesaan hingga perkotaan dengan layanan yang ramah, cepat dan sesuai dengan aneka kebutuhan masyarakat. Baik tabungan, deposito dan kredit.

“Pilihannya tersedia secara konvensional maupun berdasarkan syariah. Seperti diketahui, 21 Mei 2019 adalah Hari BPR-BPRS Nasional, dimana kita ketahui bahwasanya pada bulan tersebut bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan. Oleh karena itu Hari BPR-BPRS Nasional di selenggarakan pada tanggal 13 Juli 2019 secara Nasional di 24 Provinsi di Indonesia,” jelasnya.

Salah satu tujuan Hari BPR -BPRS Nasional adalah Membangkitkan semangat kebersamaaan, berbuat secara bersama-sama untuk memberitahu ke seluruh penjuru tanah air, bahwa Indonesia itu mempunyai kekayaan berupa 1600 BPR/BPRS lebih yang kepemilikannya adalah 100% Indonesia, yang siap ikut berkontribusi untuk ikut memajukan Indonesia. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar