Ekbis

BNI Sosialisasikan Kewajiban Rekening Khusus DHE SDA Bagi Nasabah Eksportir

Sosialisasi kewajiban rekening khusus Devisa Hasil Ekspor (DHE) Indonesia khususnya Sumber Daya Alam (SDA) yang masuk ke Indonesia, oleh BNI.

Malang (beritajatim.com) – BNI Wilayah Malang melakukan sosialisasi kewajiban rekening khusus Devisa Hasil Ekspor (DHE) Indonesia khususnya Sumber Daya Alam (SDA) yang masuk ke Indonesia, Selasa (8/10/2019). BNI menggandeng Bank Indonesia Malang selaku regulator dan Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Jawa Timur II.

BNI memaparkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 21/3/PBI/2019 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 21/15/PADG/2019 serta Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.98/PMK.04/ kepada para Nasabah Eksportir Bank BNI. Ada 35 perusahaan eksportir SDA yang mencakup sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan dan perikanan yang hadir.

Mereka berasal dari Kota/Kabupaten Ngawi, Pacitan, Tulungagung, Kediri, Pasuruan, Malang, Lumajang, Probolinggo, Jember dan Banyuwangi. Sosialisasi ini bertujuan selain untuk mendukung program pemerintah RI, juga dalam rangka meningkatkan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam.

“Sosialisasi untuk meningkatkan kerjasama dan pemahaman antara BNI dengan nasabah eksportir. Mengenai implementasi Peraturan Pemerintah dimaksud serta meningkatkan potensi bisnis terkait lainnya,” kata Head Of Business Banking BNI Kantor Wilayah Malang, Kusnandar.

Deputi Direktur KPW BI Jatim, Elly Silitonga menyebut, secara garis besar, terdapat 4 (empat) pokok pengaturan dalam Peraturan Bank Indonesia terkait DHE dan SDA. Diantaranya, kewajiban penerimaan DHE SDA melalui Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA, Pengaturan terkait pembukaan Reksus DHE SDA.

“Serta transfer dana masuk dan transfer dana keluar Reksus DHE SDA. Pengawasan dan pengenaan sanksi atas pelanggaran kewajiban DHE SDA. Dan pengaturan waktu pemberlakuan ketentuan,” imbuh Elly.

Sementara itu, volume Ekspor BNI secara keseluruhan mengalami pertumbuhan hingga September 2019 sebesar 19.86 % (YoY). Sementara pembiayaan ekspor BNI baik melalui proses negosiasi maupun diskonto bertumbuh sebesar 17.50 % (YoY).

Dengan diterbitkannya perangkat kebijakan yang mengatur tentang DHE SDA, maka eskportir berkewajiban untuk memasukkan melalui penempatan DHE SDA-nya ke dalam Sistem Keuangan Indonesia. Hal ini dilakukan melalui penempatan DHE SDA ke dalam Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA pada kegiatan usaha yang menggunakan valuta asing.

Penempatan pada Reksus DHE SDA dilakukan paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah bulan pendaftar ekspor. DHE SDA yang dikelola dalam rekening khusus DHE SDA dapat dipergunakan oleh para eksportir untuk kebutuhan pembayaran bea keluar dan pungutan lainnya terkait aktivitas ekspor, pinjaman, impor, keuntungan atau deviden dan keperluan lain dari penanam modal. Sesuai ketentuan penanaman modal sepanjang dibuktikan dengan dokumen pendukung sesuai Pasal 8 Undang-undang no.25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada nasabah mengenai aturan yang berlaku tentang DHE SDA. Sehingga perolehan DHE SDA yang dikelola secara efektif melalui Reksus DHE SDA di BNI dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional dan pembangunan nasional. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar