Ekbis

BI: Tol Malang-Pandaan Dibuka, Uang Masuk Malang Melonjak

Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi KPwBI Malang, Rini Mustikaningsih.

Malang(beritajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang mengungkapkan, Tol Malang-Pandaan yang baru diresmikan pada tahun ini memiliki kontribusi cukup besar atas perputaran uang di Malang Raya.

Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi KPwBI Malang, Rini Mustikaningsih menyebut, uang yang masuk di wilayah Malang hingga pertengahan Desember 2019 mencapai Rp 20,44 triliun. Jumlah ini diluar target yang direncanakan BI senilai Rp 17,38 triliun.

“Uang masuk didominasi uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Sejak dibukanya tol, terjadi lonjakan uang masuk ke Malang sebesar 117 persen untuk uang pecahan Rp100 dan Rp50 ribu,” kata Rini, Jumat, (20/12/2019).

Rini menyebut, pembangunan jalan tol membawa dampak peningkatan di sektor pariwisata di Malang. Sektor wisatalah yang memiliki andil terhadap uang masuk ini. Kehadiran wisatawan membuat usaha retail makin berkembang.

“Bahkan di momen natal dan tahun baru, terjadi peningkatan uang di ATM. Permintaan uang pecahan dari perbankan meningkat. Jika tahun lalu penarikannya sebesar Rp100 miliar, tahun ini naik menjadi Rp150 miliar. Di Malang Raya saat ini tinggi sekali penarikan uang pecahan besar,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar