Ekbis

Pasar Oro-oro Dowo Malang

Beli Sayur Bayar Pakai Aplikasi

Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang menjadi pasar percontohan Nasional. Pasar ini memiliki kebersihan yang baik, nyaman, bahkan menjadi pasar tradisional berkonsep modern satu-satunya di Jawa Timur.

Terbaru, adalah penggunaan aplikasi pada para pedagang. Selain melayani pembayaran tunai, pedagang juga melayani pembayaran non tunai atau E-Money. Pengelola pasar bekerjasama dengan berbagai pihak dalam pelayanan E-Money.

Pengelola Pasar Oro-oro Dowo, Endang Sri Sundari mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan penyedia aplikasi Link dan Bank Jatim. Setiap lapak memiliki barcode masing-masing yang bisa digunakan untuk bertransaksi dengan pembali. Total di Pasar ini ada 200 pedagang semuanya telah memanfaatkan aplikasi ini.

“Pasar beraplikasi pertama di Jatim. Kami kerjasama dengan Link dan Bank Jatim untuk memudahkan pengunjung dari luar kota dan warga kota untuk pembayaran non tunai,” kata Endang, Selasa (3/12/2019).

Endang mengungkapkan, penggunaan aplikasi ini baru diawal pada pertengahan tahun 2019. Awalnya, beberapa pedagang sempat kesulitan. Namun, pengelola pasar intens melakukan pelatihan dan pendampingan agar pedagang terbiasa dengan sistem pembayaran non tunai.

“Namanya pedagang tradisional awalnya kesulitan terus kami selalu melakukan sosialisasi sampai mereka bisa. Konsumen antusias sangat senang,” papar Endang.

Di dalam Pasar Oro-oro Dowo terdapat sejumlah fasilitas yang tidak kalah dengan Mall. Diantaranya, penataan lapak yang terzona, lorong jalan yang lebar, meja dari keramik, lapak tertata rapi. Juga penambahan fasilitas, toilet, mushala, ruang disfabel, ruang laktasi, klinik, pos keamanan, rest area, hingga timbangan elektrik bagi pembeli yang tidak puas.

Salah satu pedagang sayuran, Soviatul Avivah mengungkapkan bahwa pembayaran non tunai sudah berjalan sekira 6 bulan. Dikatakan Soviatul hampir setiap hari ada pembeli yang membayar menggunakan aplikasi.

“Iya sama saja sebenarnya, cuma kalau yang non tunai kan langsung masuk ke rekening. Hampir setiap hari ada, karena tidak ada batasan belanja. Mau beli sayur harga Rp1000 pun bisa pakai aplikasi,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar