Ekbis

Barry Callebaut Terus Berekspansi ke Indonesia

Ben De Schryver, Presiden Barry Callebaut Asia Pasifik bersama Harianto Atmadja, CEO PT Garudafood saat mengunjungi lokasi pabrik

Surabaya (beritajatim.com) – Barry Callebaut Group, produsen cokelat dan kakao berkualitas tinggi terkemuka di dunia, mulai memproduksi cokelat di pabrik mereka yang kedua, yakni di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Nilai investasi pabrik ini mencapai CHF 2,8 juta atau senilai Rp 40 miliar. Sebelumnya, Barry Callebaut telah membuka pabrik cokelat pertamanya di Gresik.

“Pabrik cokelat kedua kami di Indonesia mempertegas komitmen kami terhadap negara ini. Barry Callebaut akan terus berinvestasi di sisi manufaktur dan terus menawarkan produk-produk baru kepada pelanggan kami seperti Garudafood,” kata Ben De Schryver, Presiden Barry Callebaut Asia Pasifik.

Pabrik ini mengadopsi konsep ‘Plant-in-Plant’ atau ‘Pabrik di dalam Pabrik’ dari Barry Callebaut, dimana mereka mengintegrasikan fasilitas produksi di lokasi pabrik pelanggannya yakni pabrik biskuit Rancaekek milik Garudafood. “Kami sangat senang dengan hubungan lama kami dengan Garudafood dan potensi pasar confectioneries di Indonesia,” tambah Ben.

Hardianto Atmadja, CEO PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, mengatakan, kolaborasi dengan Barry Callebaut, yang dimulai pada 2015, adalah salah satu strategi inovasi terbuka Garudafood dalam mendukung Industry 4.0.

“Aktivitas Barry Callebaut yang luas di Indonesia berkontribusi pada perekonomian negara ini dan juga mendukung pencapaian Garudafood dalam memproduksi berbagai produk inovatif – terutama produk cokelat yang memiliki nilai tambah bagi konsumen di Indonesia dan luar negeri,” ungkap Hardianto.

Barry Callebaut dan Garudafood telah berkolaborasi dalam berbagai inovasi dan berencana untuk mengembangkan produk baru yang akan memenuhi pasar cokelat Indonesia yang terus berkembang. Menurut Euromonitor, konsumsi tahunan cokelat per kapita di Indonesia hanya sekitar 300 gram, sementara permintaan cokelat meningkat – karena volume penjualan permen coklat tumbuh 3,4% pada tahun 2018 (1,4% CAGR 2013-2018).

Selain pabrik cokelat baru di Rancaekek, Barry Callebaut memiliki pabrik cokelat lain di Gresik,Surabaya, dan dua pabrik kakao yang berlokasi di Bandung dan Makassar. Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 550 karyawan di seluruh Indonesia, yaitu di Bandung, Gresik, Jakarta, Lampung dan Makassar. Perusahaan juga berkomitmen untuk memperluas kegiatan keberlanjutannya bagi petani kakao di Indonesia melalui program Forever Chocolate.

Barry Callebaut adalah salah satu produsen cokelat dan kakao terbesar di Asia Pasifik. Mempekerjakan lebih dari 1.800 karyawan di kawasan ini, perusahaan tersebut telah mengoperasikan sembilan pabrik cokelat dan kakao lainnya di Asia, yaitu di Cina, Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Singapura.

Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan juga telah memperluas operasi penjualannya di Australia, Indonesia dan Filipina, di samping kantor penjualan yang ada di India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Baru-baru ini mengumumkan peluncuran pabrik cokelat baru di India yang diharapkan siap pada pertengahan 2020.[rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar