Ekbis

Cleo Akan Terus Tambah Pabrik Baru

Surabaya (beritajatim.com) – PT Sariguna Primatirta Tbk, produsen air minum dalam kemasan Cleo, mencatat laba sepanjang 2018 naik 26 persen dan penjualan naik sebesar 35 persen. Namun hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) belum memberikan deviden kepada pemegang saham. Alasannya perluasan pabrik Cleo masih terus dilakukan sehingga laba akan digunakan untuk pengembangan perusahaan.
Namun para pemegang saham tak perlu khawatir karena harga saham PT Sariguna Primatirta Tbk terus mengalami kenaikan yang signifikan, yang awalnya diluncurkan diharga Rp 115 per lembar disaat pertengahan 2018 naik menjadi Rp 1.200 per lbar saham dan saat ini di posisi Rp 1.620 per lembar saham.
“Ini prestasi yang fantastis karena kami terus memperbesar distribusi produk Cleo dan melakukan berbagai diversifikasi produk baru serta terus membangun pabrik baru demi perkembangan perusahaan yang jauh lebih maju,” ujar Lukas Setio Wongso, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary, usai RUPS di Hotel Vasa, Surabaya, Rabu (22/5/2019).
Totalnya tahun 2019, manajemen akan menyediakan Capex sebesar Rp 110 miliar dan sebagian besar untuk pembangunan pabrik baru dan mesin pabrik. Totalnya di tahun 2019 ini akan Cleo akan memiliki 27 pabrik dan tahun 2020 manajemen juga sudah menyiapkan pembangunan pabrik baru di Ngoro, Pasuruan.
“Cleo kini menjadi brand no 2 yang paling diminati konsumen. Sehingga permintaan terus meningkat kami akan terus melakukan persiapan dan tambahan pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas produksi,” Nio Eko Susilo, Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta Tbk.
Perkembangan Cleo yang begitu pesat ini membuat Belinda Natalia, Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk, tetap fokus akan “bermain” dibisnis air ini dan kedepan mereka akan menambah berbagai varian jenis minuman selain brand Cleo.
“Kami sudah mengakuisisi Super O2 dan kedepannya akan mengembangkan berbagai varian minuman untuk segmented sport ini,” tandas Belinda.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar