Jelang Valentine's Day
Bagi Jilbab, YDSF Gerakan Tutup Aurat
Minggu, 12 Februari 2012 13:22:30 WIB
Reporter :
Rahardi Soekarno J.
Surabaya (beritajatim.com) - "Ini merupakan perlawanan tak bersenjata terhadap Valentine's Day yang bertujuan membuka mata dunia bahwa ada yang harus dibenahi dari moralitas generasi muda saat ini," tegas Koordinator Aksi Gerakan Tutup Aurat dari YDSF Oki Aryono di traffic light Jl Pemuda Surabaya, Minggu (12/2/2012).
Peringatan Valentine's Day mengundang keprihatinan aktivis Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF). Mereka melakukan aksi gerakan menutup aurat dengan membagikan kerudung kepada pengguna jalan di traffic light Jl. Pemuda Surabaya, Minggu (12/2/2012)
Pada aksi kali ini, sebanyak 560 jilbab disebarkan ke anak jalanan (anjal) maupun pengendara yang tidak mengenakan jilbab. Rencananya, aksi besar-besaran peringatan Hari Menutup Aurat Intenasional akan digelar di Taman Bungkul Surabaya pada Selasa (14/2/2012) lusa.
Para relawan membentangkan 6 payung yang merangkai tulisan "Lindungi Dirimu Dengan Jilbab dan Jilbabmu Kehormatanmu".
Menurut dia, gerakan menutup aurat merupakan aksi contra flow dari gejala Valentine's Day yang sudah meluas. Ini karena beberapa hari terakhir marak kasus trafficking dan prostitusi yang melibatkan pelajar atau ditemukannya bingkisan Valentine's Day di sebuah minimarket yang berisi coklat batangan dan kondom. Aksi menutup aurat dengan mengenakan jilbab pun menjadi gerakan untuk menanamkan rasa malu terhadap perbuatan amoral.
"Aksi ini juga serentak oleh berbagai komunitas di Indonesia melalui akun facebook 14 Februari:Hari Menutup Aurat Internasional. Gerakan ini juga sudah mencapai Malaysia, Inggris, Thailand, Hongkong dan Macau," tuturnya.
Sejumlah pengguna jalan yang diberi kerudung mengaku senang dengan aksi ini. Seperti yang disampaikan Dewi Ruwaidah (15). Remaja asal Pasuruan yang kebetulan berada di Surabaya ini sempat berkerudung ketika bersekolah SD. Namun, seiring dengan keputusannya untuk berhenti sekolah, ia pun menanggalkan kerudungnya. "Saya senang dan akan memakai kerudung ini kembali," pungkasnya. [tok/kun]
|
Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda. |
|
|
| KOMENTAR ANDA |
Posting Komentar |
|
Islam Non Radikal , 2012-02-14 17:01:37
inilah org2 yg berpikiran kerdil....selalu...selalu ...hari valentin berpikir negatip...sikapi sisi lain dimana tempat lain....membagi2kan sedekah ke fakir miskin,hormat ama ortu dll.......itu lbh mulia daripada terlalu menerapkan kebencian.........segala sesuatu klau bkn dari araB
|
|
|
|
|
Gp , 2012-02-13 13:36:11
Kalau agama saya non islam gimana? Masak masih mau dikasih jilbab?
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|