|
Jumlah TPS di Sumenep Membengkak
Selasa, 09 Februari 2010 09:28:51 WIB
Reporter :
Harisandi Savari
Sumenep (beritajatim.com) - Kondisi geografis yang berjauhan di Kabupaten Sumenep ternyata menjadi kendala serius Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Juni mendatang.
Ketua KPU Sumenep, Toha Samadi mengaku, untuk menyukseskan pilkada, dia harus memutar otak dengan memanjakan pemilih, dengan mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiap desa. Pasalnya, bukan tidak mungkin, dengan jarak tempuh sampai 10 kilometer menuju TPS, warga akan malas menggunakan hak pilihnya.
"Meski, di dua desa jumlah 600 jiwa sudah memenuhi, tapi kan tidak mungkin, warga satu desa mau berjalan 10 kilometer untuk menggunakan hak pilihnya," katanya, Selasa (9/2/2010).
Dikatakan, sampai saat ini, jumlah TPS membengkak hingga 2200 TPS dari yang direncanakan sebelumnya 2000 TPS. Diakuinya, jumlah TPS yang banyak ditambah berada di wilayah kepulauan.
"Kami hanya berusaha semaksimal mungkin menyukseskan. Ya salah satunya mendirikan TPS di desa terpencil," ungkapnya.
Ditambahkan, anggaran yang disediakan untuk mendirikan TPS Rp 15 miliar. Anggaran ini, belum termasuk beberapa penambahan TPS yang sudah dilakukan. "Yang jelas, kalau TPS bertambah kan anggaran juga bertambah," terangnya.
Toha menerangkan, hingga saat ini, sejumlah persiapan untuk memilih pemimpin daerah telah memasuki tahapan pengadaan logistik, pemutakhiran data pemilih serta verifikasi persyaratan calon independen.
"Kami juga butuh kerja sama masyarakat. Agar, pilkada 2010 berjalan dengan sukses," pungkasnya.[san/eda] |