|
Edan!! Paman Setubuhi Ponakan Selama 6 Bulan
Minggu, 07 Februari 2010 16:18:03 WIB
Reporter :
Fakhrurrozi
Surabaya (beritajatim.com) - Perbuatan Nurhadi ini benar-benar keterlaluan. Pria 36 tahun ini tega menyetubuhi keponakannya sendiri. Tak tanggung-tanggung, Nurhadi menyetubuhi keponakannya selama 6 bulan.
Kita panggil saja korbannya, Luna (15), tinggal di Gayungan. Akibat perbuatan sang paman ini, korban yang masih duduk di bangku SMP ini terancam masa depannya. Tak kuat menahan derita, korban akhirnya melapor ke Polwiltabes Surabaya. Dan atas laporan ini, Nurhadi langsung ditangkap.
Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo mengungkapkan, perbuatan bejat pelaku dimulai sejak 15 Juli 2009.
"Waktu itu pelaku ini datang ke Surabaya dan menemui korban. Karena masih saudara sendiri, keluarga korban tak curiga," kata Anom di ruang eksekutif Mapolwiltabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan, Minggu (7/2/2010).
Apalagi, korban menyambut gembira kedatangan pelaku ini. Belakangan diketahui, korban senang didatangi pelaku lantaran pelaku selalu berbuat baik kepada korban.
"Jadi sebelum kejadian persetubuhan ini terjadi, pelaku ini sering memberi HP atau perhiasan kepada korban. Jadi korban senang didatangi pelaku," ungkap mantan Kasat Pidum Polda Jatim ini.
Sambutan hangat dari korban ini dimanfaatkan pelaku. Merasa mendapat angin, pelaku lalu mengajak korban ke rumah saudaranya di kawasan Dukuh Setro.
"Ternyata pelaku tak membawa korban ke rumah saudaranya, melainkan di sebuah rumah kosong. Nah disanalah pertama kali pelaku menyetubuhi korban di kamar mandi," kata Anom.
Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku mengantar korban pulang. Pelaku mengancam korban agar tak cerita ke orangtua. Setelah itu, pelaku pulang ke Ponorogo.
Rupanya pelaku benar-benar keterlaluan. Karena ketagihan, pelaku kembali menyetubuhi korban, pada Agustus. Hanya saja kali ini pelaku mengajak korban ke Ponorogo dan menyetubuhi korban di rumah mertua pelaku di kawasan Ponorogo.
Setelah puas, pelaku mengantar pulang korban ke Surabaya. Dan lagi-lagi pelaku mengancam korban agar tak cerita. Dua kali sukses menyetubuhi korban tanpa ketahuan orangtua korban, pelaku kembali mengulangi perbuatannya.
Akhirnya November pelaku kembali mengulangi perbuatannya. Kali ini dilakukan di sebuah penginapan di kawasan Ngebel, Ponorogo. Lalu 24 Januari, pelaku kembali menyetubuhi korban dan kali ini kembali dilakukan di rumah mertua pelaku.
"Nah terbongkarnya perbuatan pelaku ini ketika korban sudah tak kuat lagi menahan derita. Akhirnya korban melapor ke kita dan kita langsung menangkap pelakunya," kata Anom.
Meski disetubuhi beberapa kali, tapi korban tak hamil. "Ini karena setiap kali menyetubuhi korban, pelaku memakai kondom. Jadinya korban tak hamil," ujar Anom.
Kepada penyidik, meski telah dikaruniai 1 anak, Nurhadi mengaku menyetubuhi korban karena tergiur dengan tubuh korban. (roz/eda) |