Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Perizinan Jadi Masalah Terbesar Bisnis Migas

Rabu, 05 Desember 2018 19:05:44 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Perizinan Jadi Masalah Terbesar Bisnis Migas

Jember (beritajatim.com) - Ada dua masalah besar yang dihadapi sektor produksi minyak dan gas bumi di Indonesia. Persoalan terbesar di bidang hukum dan perizinan.

Hal ini dikemukakan Kepala Divisi Audit Kontraktor Kontrak Kerjasama Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas), Arief Sukma Widjaja, dalam  kuliah umum bertema “Industri Hulu Migas Membesarkan Bangsa”, di Gedung Soetardjo, Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (5/12/2018).
 
"Indonesia menghadapi fakta bahwa 90 persen sumur minyak yang ada adalah sumur tua yang produksinya kian menurun. Sementara perawatannya membutuhkan dana yang tidak sedikit," kata Arief.

Maka dibutuhkan ikhtiar untuk menemukan ladang minyak baru. Hanya 20 persen kendala yang dihadapi berupa teknis untuk menemukan ladang baru dan memanfaatkan yang sudah ada.

"Sedangkan 80 persen sisanya adalah kendala di bidang hukum, perizinan atau yang paling sering adalah terkait masalah sengketa tanah," kata Arief, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember. Padahal industri migas memberikan pemasukan yang cukup besar bagi negara, serta memiliki multiplier effects yang banyak pula.

"Oleh karena itu dunia migas tidak hanya untuk mereka yang lulusan Fakultas Teknik saja. Kami butuh juga lulusan Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, FISIP bahkan Fakultas Pertanian," kata Arief. [wir/but]

Tag : skk migas

Komentar

?>