Jum'at, 19 Oktober 2018

Suhu di Blok Cepu Terpaut Jauh di Atas Rata-rata Jawa Timur

Jum'at, 12 Oktober 2018 18:51:03 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Suhu di Blok Cepu Terpaut Jauh di Atas Rata-rata Jawa Timur

Bojonegoro (beritajatim.com) - Suhu udara yang ada di sekitar kawasan pengeboran minyak dan gas bumi (Migas) Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) diatas rata-rata Jawa Timur.

Suhu udara di sekitar lapangan migas yang ada di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, itu mencapai 41 derajat celsius, pada Jumat (12/10/2018) sekitar pukul 13.25 WIB. Selian itu, kondisi kelembaban udara juga sangat kering yang berada diangka 17 persen.

Sementara, suhu rata-rata di Jawa Timur pada bulan Oktober ini 37-39 derajat celsius. Menurut prakiraan BMKG, cuaca pada bulan Oktober memang menjadi cuaca terpanas selama satu tahun.

"Selama kajian 3 sampai 5 tahun terakhir bulan oktober bulan paling panas dalam setahun," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah.

Nurul Azizah menambahkan, kondisi yang panas di sekitar wilayah pengeboran ini karena berbagai sebab. Salah satunya yang paling terlihat, yakni jumlah tanaman yang ada di sekitar wilayah pengeboran minim dan jumlah mobilitas kendaraan tinggi.

"Di Mojo Delik, Gayam ini pohonnya sedikit dan padat kendaraan. Kami minta kepada pihak operator untuk ikut berperan dalam penanaman pohon," terangnya.

Sementara, suhu udara di kawasan kota Bojonegoro pada pukul 13.30 WIB menunjukan angka 39,6 derajat celcius, dengan kelembaban udara 30 persen. Beberapa hal yang mempengaruhi panasnya suhu itu diantaranya, daerah migas, pohon berkurang, dan emisi kendaraan bermotor.

"Pertambahan jumlah penduduk juga mempengaruhi peningkatan suhu karena pertambahan sampah yang berpengaruh pada gas metan, efek pemenuhan kebutuhan hidup, seperti AC dan kulkas juga menyumbang panas," pungkasnya. [lus/kun]

Tag : blok cepu

Komentar

?>