Jum'at, 21 September 2018

Pertamina EP Asset 4 Silaturrahmi dengan Warga

Jum'at, 06 Juli 2018 01:12:37 WIB
Reporter : M Muthohar
Pertamina EP Asset 4 Silaturrahmi dengan Warga

Tuban (beritajatim.com) - Pihak Pertamina EP Asset 4 sebagai operator baru di lapangan Sukowati, menggantikan JOB PPEJ yang telah habis kontraknya, melakukan silaturrahmi dengan perangkat desa dan perwakilan warga sekitar lapangan Mudi, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Kamis (5/7/2018).

Silaturrahmi dan perkenalan manajemen Pertamina EP Asset 4 Sukowati Filed itu berlangsung di CPA Mudi yang juga dihadiri jajaran Fokopimka Soko dan Fokopimpa Rengel, Kabupaten Tuban. Pihak Pertamina EP Asset 4 sebagai operator berharap dukungan semua pihak untuk meningkatkan produksi di lapangan tersebut.

Penyerahan Blok Sukowati dari JOB PPEJ kepada Pertamina EP terhitung sejak tanggal 20 Mei 2018 lalu. Namun, pihak operator Minyak dan Gas Bumi milik BUMN tersebut mengaku baru bisa menyapa dan silaturrahmi dengan jajaran Muspika dan juga para perangkat desa sekitar.

"Mohon maaf sebelumnya, tanggal 20 Mei kemarin telah diserahkan lapangan ini ke PEP (Pertamina EP). Tapi karena banyak kegiatan, puasa, lebaran dan juga libur panjang baru saat ini kami bisa berkenalan," terang Heri Aminanto, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field saat memberikan sambutan.

Kegiatan itu mengundang perangkat desa dan perwakilan warga dari empat desa yang ada di sekitar CPA Mudi. Yakni perangkat Desa Rahayu, Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Desa Kebongagung dan Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

"Kami mohon dengan sangat kepada aparat, warga masyarakat untuk saling bahu membahu untuk meningkatkan produksi di sini. Pertamina ini seratus persen adalah untuk negara," tambahnya di hadapan para undangan.

Sementara itu, dalam kesempatan silaturrahmi itu, Suwito, Camat Soko, Kabupaten Tuban mengingatkan kepada operator migas itu untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Fokopimka dan juga pihak desa. Pasalnya, hal itu yang mampu menyelesaikan konflik jika memang terjadi sebuah permasalahan.

"Dengan kehadiran manajemen baru ini mudah-mudahan benar-benar meningkatkan komunikasi, meningkatkan silaturrahmi dan meningkat produksi dan pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan di lingkungan perusahaan. Yang menjadi konflik sosial selama ini adalah kurangnya komunikasi, kalau semua bisa dikomunikasikan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," terang Suwito, Camat Soko, Kabupaten Tuban. [mut/but]

Tag : pertamina

Komentar

?>