Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Di Kabupaten Bojonegoro Selama Juni 2018

Alokasi Penyaluran LPG 3 Kg Capai 320 Persen

Jum'at, 22 Juni 2018 02:34:41 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Alokasi Penyaluran LPG 3 Kg Capai 320 Persen
foto/ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) - Memasuki H+5 Idul Fitri 1439 Hijriah, Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Bali Nusa Tenggara menggelar (Pertamina MOR V Jatimbalinus) terus melakukan optimalisasi penyaluran BBM maupun LPG untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat  wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro yang sempat disinyalir terjadinya kekosongan LPG 3 kg, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan, Pertamina menambah jumlah total penyaluran sebanyak 99.120 tabung atau setara dengan 320 persen dari alokasi normal selama Juni 2018.

Rifky menambahkan, alokasi harian normal untuk kabupaten Bojonegoro sebasar 31.652 tabung. Untuk  19 Juni 2018, Pertamina menyalurkan 32.840 tabung setara dengan 104 persen penyaluran normal, sedangkan realisasi yang terserap di masyarakat dan terjual di tingkat pangkalan adalah 31.720 tabung. Artinya stok di pangkalan masih tersisa 1.120 tabung.

"Extra dropping ini merupakan bentuk antisipasi dan dukungan kepada warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk pemenuhan kebutuhan energi sehari-hari," ujarnya, Kamis (21/6/2018).

Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur pertamina memprediksi terjadinya peningkatan konsumsi rata rata sebesar 7 persen dari konsumsi normal sebesar 94.679 Metric Ton (MT)/bulan menjadi 101,307 MT/Bulan.

Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 kg) di Jawa Timur juga diprediksi mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri sebesar 9 persen dari 4.593MT/Bulan menjadi 5.006 MT/bulan.

"Untuk menjaga ketersediaan stok di lapangan, Pertamina juga melakukan beberapa langkah intensif mulai dari Built Up stok di storage, agen hingga pangkalan LPG. Pertamina juga telah membentuk 237 Agen Siaga dan 2426," ungkapnya.

Sementara diketahui, konsumsi BBM dan LPG selama lebaran tahun 2018 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Terhitung sejak 30 Mei-7 Juni 2018, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) mengalami kenaikan rata-rata 9 persen dibandingkan kondisi normal.

Sedangkan untuk produk Gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex), pada periode yang sama, menunjukkan trend penurunan sekitar 8 persen dibandingkan situasi normal. Hal ini terutama disebabkan belum beroperasinya kendaraan besar dan sektor industri selama libur Lebaran.

Pertamina MOR V juga telah menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kg sebanyak 11 persen dari kondisi normal. Sedangkan untuk bright gas (5,5 kg dan 12 kg) mengalami peningkatan konsumsi sebanyak 17 persen dari kondisi normal. Penyaluran LPG berjalanan dengan normal dan stok di agen dan pangkalan terpantau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami masih menjalankan satuan tugas (satgas) untuk memantau stok dan distribusi bahan bakar & LPG hingga H+15 lebaran. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan libur lebaran dengan nyaman dan aman. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui titik pelayanan KiosK, Motorist, pangkalan siaga dapat menghubungi contact Pertamina di 1-500-000. Begitu pula dengan keluhan akan kesulitan mendapatkan BBM & LPG," pungkas Rifky. [lus/suf]

Tag : pertamina

Komentar

?>