Selasa, 16 Oktober 2018

Peduli Literasi, Pertamina MOR V Luncurkan PERTALIT

Minggu, 29 April 2018 14:30:12 WIB
Reporter : M Muthohar
Peduli Literasi, Pertamina MOR V Luncurkan PERTALIT

Tuban (beritajatim.com) - Pengembangan budaya baca di masyarakat sebagai pendukung keberadaan pendidikan formal dan informal belakangan ini semakin pesat. 

Namun, keberadaannya belum bisa menyentuh semua lapisan masyarakat lantaran keterbatasan anggaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, Minggu (29/4/2018).

Sebagai dukungan dan bentuk kepedulian terhadap program tersebut, PT Pertamina melalui Pertamina MOR V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) membuat program Pertamina Perduli Literasi (PERTALIT). 

Program ini diluncurkan di Tuban, khususnya di Kecamatan Jenu yang merupakan salah satu wilayah kegiatan Pertamina dengan menggandeng Yayasan Sedulur Pena (YSP). 

Kecamatan Jenu yang menjadi wilayah terdekat lokasi operasi PT Pertamina MOR V melalui Terminal BBM nya, yakni Desa Remen dan Desa Tasikharjo. 

Di Desa Remen terdapat dua sekolah dasar dengan perpustakaan belum memadai, dan telah ada Perpustakaan Desa. 

Namun secara pengelolaan, buku dan fasilitas jauh masih kurang. Sedangkan di Desa Tasikharjo juga serupa dengan satu sekolah dasar (SD). 

"Ada tujuh titik sasaran program, yakni dua desa di sekitar pangkalan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina. Dua itu adalah Desa Tasikharjo dan Desa Remen," jelas Sri Wiyono, selaku Project Manager PERTALIT.

Keberadaan Pertamina Peduli Literasi (PERTALIT) di wilayah Tuban akan sangat membantu pengembangan membaca di wilayah pedesaan, terutama di Desa Remen dan Tasikharjo, serta Kecamatan Jenu pada umumnya. 

Selain itu, akan menambah kedekatan dan keakraban PT Pertamina dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.

"Tujuan program ini adalah untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mendapat akses informasi dalam bentuk budaya baca,’’ jelas Mas Yono, sapaan karib dari Sri Wiyono.

Untuk memaksimalkan gerakan baca di program ini lebih tepat sasaran, maka pelaksana menyiapkan SDM dengan cara merekrut Kader Literasi yang dipilih melalui seleksi dari sejumlah kandidat dari masing-masing titik sasaran. 

Setelah terpilih, Kader Literasi akan menjalani pembekalan dan pelatihan dengan nara sumber yang kompeten.

"Mereka akan disiapkan menjadi Kader Literasi yang benar-benar tangguh dan bisa menggerakkan minat baca masyarakat. Sehingga nyambung dengan program yang dirancang," ungkapnya.

Unit Manager Communications & CSR Pertamina MOR V JatimBaliNus, Rifky Rahman Yusuf mengatakan, komitmen Pertamina untuk turut serta dalam gerakan literasi di masyarakat cukup tinggi. Sebab, tugas bersama untuk meningkatkan pengetahuan, terutama melalui akses buku.

"Semoga saja kegiatan PERTALIT ini bisa bermanfaat lebih untuk masyarakat, terutama di Kabupaten Tuban," harap Rifky Rahman Yusuf, selaku Unit Manager Communications & CSR Pertamina MOR V JatimBaliNus.[mut/ted]

Tag : migas

Komentar

?>