Kamis, 18 Oktober 2018

Moeldoko Ingatkan Industri Sektor Migas: Berinovasi atau Mati!

Selasa, 27 Maret 2018 18:36:27 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Moeldoko Ingatkan Industri Sektor Migas: Berinovasi atau Mati!
Jenderal (Purn) Moeldoko Kepala Staf Kantor Presiden

Jakarta - Membangun organisasi yang profesional dan berstandar internasional di sektor migas adalah bagian dari komitmen besar untuk memastikan sumber daya alam dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana tertuang pada UUD 45 pasal 33 ayat 3.

Penegasan tersebut  disampaikan  Moeldoko dalam Seminar Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Sektor Hulu Migas di Aryaduta.“Kita harus melanjutkan pembaharuan-pembaharuan untuk menegakkan konstitusi yang dibangun founding fathers kita, antara lain Muhammad Hatta. Perekonomian sektor migas Indonesia Merdeka harus berdasar kepada cita-cita tolong-menolong dan usaha bersama.” tegas Moeldoko, Selasa (27/3/2018).

Menurutnya sektor minyak dan gas adalah tempat bagi beribu-ribu orang menggantungkan nasibnya dan nafkah hidupnya. "Jangan kita biarkan suap menjadi penghambat investasi, penghambat pertumbuhan, dan menjadi persaingan usaha yang tidak sehat.” tegas Moeldoko. 

Moeldoko memandang terkadang  terjebak dalam situasi yang tidak optimal karena terlalu fokus pada kepentingan diri sendiri dan melupakan kepentingan orang lain. 

Keseimbangan ini dan semangat kebersamaan terkadang tidak selalu tercermin dalam aktivitas perekonomian kita. SNI ISO 37001 membantu sektor migas terhindar dari praktik-praktif yang tidak mencerminkan semangat kebersamaan dan kepentingan bersama.

“Asas kekeluargaan atau brotherhood adalah pernyataan adanya tanggung jawab bersama untuk menjamin kepentingan, kemajuan dan kemakmuran bersama. Brotherhood mengutamaan kepentingan masyarakat meski tidak mengabaikan hak-hak individu. Maju brotherhood migas Indonesia! Berinovasilah atau mati” kata mantan Panglima TNI Moeldoko.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan Penerapan SNI ISO 37001 membantu menciptakan industri hulu migas yang lebih efisien sehingga dapat berkontribusi maksimal untuk penerimaan negara.”Tahap perencanaan penerapan SNI ISO 37001 di SKK Migas sudah mulai dilakukan dari pertengahan tahun lalu," kata Amien Sunaryadi. 

Ditambahkan Amien saat ini sudah masuk dalam tahapan implementasi. SKK Migas sudah mulai mengintegrasikan SNI ISO 37001 ke dalam proses bisnis SKK Migas serta mengomunikasikan SNI ISO 37001 baik ke internal maupun eksternal Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyampaikan apresiasi atas langkah SKK Migas menerapkan SNI ISO 37001. 

“SKK Migas mulai mengimplementasikan SNI ISO 37001 untuk membantu menciptakan industri hulu migas yang transparan dan efisien sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara,” tambah  Kepala BSN Bambang Prasetya.[rea/ted]

 

Tag : migas

Komentar

?>