Rabu, 22 Nopember 2017

JOB PPEJ Pamerkan Produk Olahan dari Warga Binaan

Senin, 23 Oktober 2017 21:47:42 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
JOB PPEJ Pamerkan Produk Olahan dari Warga Binaan

Bojonegoro (beritajatim.com) - Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) sebagai operator minyak dan gas bumi (migas) yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro mendukung penuh adanya peningkatan pembangunan di sektor industri kreatif. Beberapa produk hasil olahan dari warga binaannya dipamerkan dalam kegiatan yang bertajuk Jonegoroan Creative Fair yang ditutup hari ini, Senin (23/10/2017).

Jonegoroan Creative Fair yang digelar oleh Pemkab Bojonegoro dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia ditutup secara resmi oleh Staf Ahli Bojonegoro Tedjo Sukmono di Gedung Ratnaningsih Jalan Veteran Bojonegoro. Pameran tersebut digelar sejak 21 Oktober 2017. Berbagai macam produk industri kreatif di pamerkan. Bahkan, selama tiga hari tersebut perputaran uang yang ada mencapai Rp77 juta.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemkab Bojonegoro, Agus Supriyanto mengatakan, agar bisa menjalankan bidang industri kreatif harus dibarengi dengan riset dan pengembangan. Sementara dalam pendampingan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah menurunkan IKKON untuk membantu Bojonegoro, melakukan kajian selama empat bulan.

Meskipun secara resmi sudah ditutup, kata Agus, namun display dan pameran tetap digelar demikian booth booth juga tetap. Pendampingan yang dilakukan oleh Bekraf dan IKKON sangat berhasil. Ada 57 stand yang mendukung pameran ini, lanjut Agus Supriyanto, tak hanya pendampingan namun juga dikenalkan maskot Bojonegoro yakni si Gogor. "Transaksi yang tercatat Rp77 juta dengan catatan ada beberapa yang pesan dan transaksi kemudian," ujarnya.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Poppy Savitri mengungkapkan, pendampingan terhadap pelaku industri kreatif di Bojonegoro ini karena permintaan dari Bpati Bojonegoro, Suyoto. Menurutnya, Bupati Bojonegoro yang menghendaki agar ada perubahan, demikian pula perajin yang memiliki semangat luar biasa dalam melakukan pengembangan ekonomi kreatif agar mampu menambah nilai jual dan nilai tambah.

"Sampah menjadi nilai ekonomi yang akan meningkatkan nilai kesejahteraan. Terkait perfilman Bojonegoro agar diwadahi menjadi salah satu kekuatan baru di Bojonegoro yang akan mendukung nilai ekonomi kreatif dari Bojonegoro," ujarnya. Dalam pameran tersebut juga digelar Festifal film pendek yang diikuti sekitar 67 peserta.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Tedjo Sukmono dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Utamanya Bekraf dan tim IKKON Bekraf Bojonegoro yang telah berbuat dan berkarya membangun ekonomi kreatif di wilayah Bojonegoro. Pelaku usaha di Bojonegoro harus bisa naik kelas dan makin kreatif mengembangkan sayap usahanya.

Hadir dalam acara penutupan Jonegoroan Creative Fair perwakilan JOB PPEJ, PEPC, Google, Qlapa, Tokopedia dan sejumlah tamu undangan lain. Diserahkan pula penyerahan perajin dari Dolokgede Kecamatan Tambakrejo dan penyerahan hadiah, piala dan piagam kepada pemenang festival film pendek Bojonegoro. [lus/but]

Tag : job ppej

Komentar

?>