Minggu, 22 Oktober 2017

Harga Anjlok, Empat Asosiasi Migas Indonesia Cari Solusi di Malang

Selasa, 26 September 2017 13:17:38 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Harga Anjlok, Empat Asosiasi Migas Indonesia Cari Solusi di Malang
Ketua Panitia Konvensi, Fatrial Bahesti

Malang(beritajatim.com) - Empat asosiasi migas Indonesia yakni Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI), dan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) mengadakan konvensi, bertajuk Joint Convention Malang (JCM) di Hotel Ijen Suites, Malang Jawa Timur. Konvensi mulai dari 25 hingga 28 September 2017.

Di hari kedua, Selasa, 26 September dihadiri Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Konvensi dilakukan untuk membahas berbagai problematika di industri migas tanah air. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Natural Resources and Infrastructure Development for National Sovereignty”.

"Tujuannya mau merumuskan lagi dengan kondisi harga minyak yang turun apa sih solusinya, bagaimana bisnis migas bisa survive. Kita juga mencari solusi dengan mengundang beberapa panelis dari perusahaan dan badan riset untuk bisa mencari solusi itu," kata Ketua Panitia Konvensi, Fatrial Bahesti, Selasa (26/9/2017).

Menurut Fatrial meskipun kekayaan energi Indonesia berlimpah, namun di beberapa daerah masih mengalami kelangkaan BBM, kekurangan gas, pemadaaan listrik terutama di luar kota-kota besar. Kurangnya infrastruktur yang memadai mempengaruhi turunnya iklim investasi di Indonesia. JCM 2017 diharapkan mampu memberikan solusi yang berguna untuk permasalahan ini.

"Soal minyak turun itu sudah lama, bisnis migas bukan menjadi prioritas lagi di pemerintah. Sekarang Migas bukan andalan devisa negara kita lagi mencari solusi bagaimana migas ini lebih bangun lagi," ujar Fatrial.

Dalam konferensi ini juga akan ditampilkan pameran perkembangan aplikasi keilmuan Geologi, Geofisika, Perminyakan, Pertambangan, dan Infrastruktur. Lebih dari 1000 para ahli profesi dari dalam dan luar negeri yang hadir di acara ini diharapkan dapat saling bertukar informasi dan mentransfer ilmu untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang energi di Indonesia.

"Ada tiga isu utama, sumber daya alam, kedaukatan dan insfrakturtur kita akan mengkaitkan tiga ini. Pertama sumber daya alam migas, semoga bisa mendobrak pembangunan insfrakturtur dan kadaulalatan. Dengan adanya diskusi ini pemeritah bisa menangkap migas tidak hanya sebagai komoditas tapi bisa sebagai ketahanan energi," tandasnya. (luc/ted)

Tag : migas

Komentar

?>