Selasa, 21 Nopember 2017

Pertamina EP Doa Bersama untuk Pengeboran Lepas Pantai Perdana

Senin, 28 Agustus 2017 15:27:25 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
  • Pertamina EP Doa Bersama untuk Pengeboran Lepas Pantai Perdana
  • Pertamina EP Doa Bersama untuk Pengeboran Lepas Pantai Perdana
  • Pertamina EP Doa Bersama untuk Pengeboran Lepas Pantai Perdana

Surabaya (beritajatim.com) - Pertamina EP dan SKK Migas menggelar doa bersama dengan puluhan warga masyarakat dan anak yatim piatu di kantor Pertamina EP Asset 4 Polleng Field, Jalan Veteran Surabaya, Senin (28/8/2017).

Doa bersama ini bertujuan untuk keselamatan dan kelancaran renovasi kantor Asset 4 Polleng Field serta Pengeboran Perdana Sumur Polleng-N2. Acara ini juga dihadiri Camat Krembangan I Gede Yudhi Kartika.

Manager Legal and Relations PT Pertamina EP Asset 4, Agustinus kepada beritajatim.com di lokasi mengatakan, bahwa doa bersama terkait dimulainya proses renovasi kantor di Jalan Veteran Surabaya (bekas kantor PT Pertamina MOR V Surabaya).

"Kantor yang sekarang di Cepu rencananya akan pindah ke sini. Field Poleng ada di Gresik akan melakukan pengeboran perdana. Sekitar dua tahun kantor ini kosong. Gedung lama ini merupakan cagar budaya dan tidak boleh mengubah bentuk bangunan," jelasnya.

Pada 1 September akan mulai dilakukan perbaikan kantor dan butuh waktu enan bulan. Pada Desember mulai sebagian bisa ditempati. "SKK Migas Jabanusa juga akan pindah berkantor di sini juga. Ini dulunya bekas Kantor Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V," imbuhnya.

Pertamina EP Asset 4 ini membawahi field Cepu, Poleng-Gresik, Donggi-Matindok Sulteng dan Field Papua Sorong.

Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pertamina EP, yang beroperasi di sekitar wilayah Laut Jawa Timur Asset 4 Poleng Field mulai melakukan pengeboran lepas pantai pertamanya.

Public Relation Manager PT Pertamina EP, Muhammad Baron, mengatakan sumur yang akan dibor tersebut bernama Poleng N2 atau sumur CW-12H yang memiliki koordinat permukaan X : 708,283.73 ; Y : 9.259.346,09.

"Saat ini Rig ENSCO 67 yang akan kami gunakan untuk melakukan pengeboran sedang dilakukan inspeksi menyeluruh," kata Baron seperti dikutip dari laman Pertamina, Senin (17/7/2017) lalu.

Baron mengatakan jika seluruh persiapan berjalan lancar, kegiatan pengeboran akan mulai dilaksanakan pada akhir Agustus 2017 dengan durasi pekerjaan estimasi mencapai 45 hari. Adapun target kedalaman mencapai 9.000 ft dan perkiraan biaya hingga 15 juta dollar AS.

Menurut Baron, kegiatan pengeboran ini diharapkan mampu menghasilkan 700 barrel minyak per hari dan 1,2 juta kaki kubik gas per hari. Selain itu, pengeboran juga bertujuan untuk menambah titik serap hidrokarbon di area CW dan DW. (tok/kun)

Komentar

?>