Sabtu, 19 Agustus 2017

HCML Sosialisasi Pengembangan Lapangan MDA-MBH Sumenep

Minggu, 18 Juni 2017 22:22:13 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
HCML Sosialisasi Pengembangan Lapangan MDA-MBH Sumenep
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi

Surabaya (beritajatim.com) - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA MBH kepada sejumlah stakeholder terkait di kantor Dinas ESDM Provinsi Jatim, Kamis (15/6/2017).

"Sebenarnya kami sudah kontrak di lokasi ini pada 1982-2012 dan diperpanjang 20 tahun ke depan sejak 2012-2032. Jadi, sisa masa kontrak kurang 15 tahun. Kalau tidak segera produksi, nilai keekonomian akan hilang. Tahun ini adalah tahun berat untuk industri migas. Ini tantangan bagi kami. Meski belum produksi, kegiatan sosial ke masyarakat Sumenep sudah kami lakukan," kata Head of Relations HCML Hamim Tohari.

Sosialisasi dihadiri beberapa instansi terkait, di antaranya Kodam V/Brawijaya, Lantamal V/Surabaya, Dinas Perhubungan Jatim, Dinas Kominfo Jatim dan beberapa kelompok masyarakat (pokmas) dari Sumenep.

Penanggung jawab K3LL HCML Andreas Risbayu menambahkan, ada tiga blok yang akan dikembangkan, yakni lapangan MDA, MBH dan MDK. Tapi pada kali ini masih fokus mengerjakan blok MDA dan MBH. Lapangan itu berada di 200 km sebelah timur Surabaya atau 75 km sebelah tenggara Madura.

Kegiatan HCML saat ini adalah pengeboran dengan memasang platform menggunakan kapal berbendera Hongkong. Lokasi MDA-MBH berada di daerah latihan kapal selam TNI Angkatan Laut.

Setelah beroperasi, pihak HCML berjanji akan berpartisipasi langsung dalam program pengembangan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Pulau Sapudi. HCML juga meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Sapudi untuk kegiatan operasi hulu migas.

"Beberapa kegiatan yang kami lakukan dengan masyarakat sekitar lokasi di antaranya adalah memberi bantuan mobil ambulans, pemberdayaan petani rumput laut, dan nelayan," ungkapnya.

Diproyeksikan, hasil produksi dari MDA-MBH milik HCML tersebut nantinya akan disambungkan ke pipa Pertamina East Java Gas Pipeline (EJGP) ke Porong Sidoarjo yang berjarak kurang lebih 200 km dari lokasi pengeboran. (tok/ted)

Tag : hcml

Komentar

?>