Selasa, 26 September 2017

Wabup Minta Masyarakat Tak Tergantung TJS Migas

Rabu, 10 Mei 2017 01:38:35 WIB
Reporter : Temmy P.
Wabup Minta Masyarakat Tak Tergantung TJS Migas

Sumenep (beritajatim.com) - Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi meminta agar masyarakat di daerah sekitar pengeboran migas tidak tergantung pada program tanggung jawab sosial (TJS) perusahaan.

"Program TJS itu memang wajib bagi perusahaan. Dan bagi masyarakat, itu merupakan kesempatan yang harus dipergunakan untuk penguatan ekonomi. Karena perusahaan tidak selamanya akan memberikan bantuan TJS. Misalnya Santos. Kalau sudah tidak bisa exploitasi, ya habis. Masyarakat harus mempersiapkan diri untuk itu," katanya.

Wakil Bupati Sumenep Pada Selasa (9/5/2017) menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama SKK Migas Jabanusa dan Santos tentang penyusunan program tanggung jawab sosial (TJS) perusahaan tahun 2017 untuk Kecamatan Giligenting.

Rakor tersebut digelar di aula salah satu hotel di Kecamatan Kota Sumenep, dihadiri para kepala desa dan perwakilan elemen masyarakat dari delapan desa di Kecamatan Giligenting.

"Harus selalu ada peningkatan perekonomian masyarakat setiap mendapatkan program TJS. LSM Bisma sebagai pendamping dan pengelola, harus memiliki inovasi. Jangan lupa koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait," ucapnya.

Ia berharap agar program TJS merupakan perpaduan usulan dari masyarakat dan arahan dari pemerintah. Karena apabila hanya menggunakan patokan usulan masyarakat, maka tidak akan pernah cukup berapapun anggarannya.

"Kami inginnya dari 100 persen program, 40 persennya merupakan masukan dari atas untuk arahan. Kalau semuanya keinginan masyarakat, gak akan cukup. Yang terpenting itu kan hasilnya. Jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang," ujarnya.

Fauzi meminta agar program yang beresiko, pemantauannya harus lebih kuat. Ia mencontohkan program bantuan kambing. Diharapkan, dalam kurun waktu tahun-tahun berikutnya, kambing itu akan berkembang biak.

"Jangan sampai, sekarang bantuan kambing, dua hari lagi sudah jadi daging. Kalau ditanya mana kambingnya? Dijawab kambingnya mati. Nah, bantuan seperti ini yang harus benar-benar diawasi," ucapnya. [tem/suf]

Tag : migas santos

Komentar

?>