Kamis, 20 Juli 2017

PEPC Sosialisasikan Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Pelem

Minggu, 07 Mei 2017 14:38:24 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
PEPC Sosialisasikan Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Pelem

Bojonegoro (beritajatim.com)– Setelah mendukung program jambanisasi, Pertamina EP Cepu (PEPC)  menggelar sosialisasikan Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Akses Sanitasi, di Desa Pelem Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro.
 
Program ini untuk mendukung program Pemkab Bojonegoro di tahun 2019 yang menargetkan seluruh desa menerapkan Open Defecation Free (ODF) yakni setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.   Pemkab Bojonegoro mencanangkan ODF menjadi dasar utama untuk menerapkan Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC).
 
“Lewat sosialisasi ini peningkatan kesehatan massyarakat melalui akses sanitasi, PEPC penerima manfaat program jambanisasi bisa benar-benar menyadari arti penting hidup bersih dalam menjaga kesehatan,” kata  Field Relation Superintendent PT Pertamina EP Cepu (PEPC), Edy Purnomo dalam siaran pers yang dikirim, Minggu (7/5/2017).
 
Kegitaan yang dilaksanakan di Balai Desa Pelem Kecamatan Purwosari ini, dimulai pukul 13.00 WIB, dihadiri Muspika Kecamatan Purwosari, Kepala Desa berikut Perangkat dan BPD Desa Pelem, Bidan Desa setempat serta 102 warga masyarakat penerima manfaat.
 
“Total penerima manfaat sejumlah 260, tersebar di Desa Bandungrejo, Dolokgede, Kaliombo dan Pelem,” tutur Edy Purnomo.
 
Edy Purnomo menambahkan, sebelumnya kegiatan sosialisasi juga sudah dilakukan di Desa Bandungrejo, Desa Dolokgede dan Desa Kaliombo. Dan hari ini dilaksanakan di Desa Pelem Kecamatan Purwosari.
 
“Alhamdulillah PEPC bisa ikut serta meringankan beban masyarakat melalui program kesehatan ini.” imbuhnya.
 
Target Tahun 2019
Sementara, Camat Purwosari Bayudono, pihaknya menyambut baik dan sangat mendukung program kesehatan ini. Dengan program tersebut masyarakat penerima manfaat akan lebih mudah dalam menjaga kebersihan lingkungannya.
 
“Jika masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan maka akan mudah tercipta masyarakat yang sehat,” ungkap Bayudono.
 
Terpenting lagi, lanjut Bayudono, program ini sejalan dengan program Pemkab Bojonegoro yaitu Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC), yang salah satunya faktor pendukungnya adalah penerapan sadar ODF.
 
“Diharapkan program ini akan mempercepat penerapan sadar ODF di Kecamatan Purwosari,” pungkasnya.
 
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro bahwa, hingga kini masyarakat yang sadar ODF masih minim, sehingga masih banyak desa yang belum menerapkan sadar ODF.
 
Sementara pada tahun 2019 mendatang seluruh desa sudah  harus 100 persen menerapkan ODF. Sebab ODF inilah dasar utama untuk menerapkan Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC), yang telah di canangkan Pemkab Bojonegoro.

Tag : migas

Komentar

?>