Selasa, 24 Oktober 2017

HCML Gelar Sosialisasi Tambahan di Pulau Giliraja

Kamis, 09 Maret 2017 01:38:02 WIB
Reporter : Temmy P.
HCML Gelar Sosialisasi Tambahan di Pulau Giliraja

Sumenep (beritajatim.com) - SKK Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) dan Husky-Cnooc Madura Limited (HCML) menggelar sosialisasi tambahan hari kedua terkait rencana pengembangan Lapangan MAC di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

"Sesuai kesepakatan dalam rapat dengar pendapat di DPRD Sumenep, maka kami melakukan sosialisasi tambahan di Giliraja, setelah kemarin kami melakukan kegiatan serupa di Giligenting," kata Head of Relation HCML, Hamim Tohari.

Sosialisasi Tambahan Rencana Pengembangan Lapangan MAC digelar selama dua hari. Hari pertama digelar pada Selasa (7/3/2017) di Kantor Kecamatan Giligenting, dan hari kedua digelar di Desa Banbaru, Pulau Giliraja pada Rabu (8/3/2017). Sosialisasi tersebut dihadiri para kepala desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Sayangnya sosialisasi tersebut tidak dihadiri Komisi I DPRD Sumenep.

"Kami tetap komitmen melaksanakan kesepakatan menggelar sosialisasi tambahan itu. Kami mengucapkan terima kasih pada masyarakat, untuk dukungannya terhadap rencana kegiatan pengembangan sumur migas. Kalau kemarin mungkin kurang komunikasi, kami mohon maaf," ujar Hamim.

Ia memaparkan, HCML mulai mengembangkan Lapangan MAC sekitar tahun 2012-2013. Berdasarkan uji seismik, ada hasil positif untuk bisa mengembangkan lapangan. Salah satu syarat pengembangan lapangan adalah membuat dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

"September 2016, kami melakukan survei laut sebagai bagian dari penyusunan AMDAL, untuk mengetahui arus bawah laut, biota laut, dan beberapa hal lain. Itu akan menentukan, nantinya harus menggunakan cara apa untuk melakukan kegiatan pengembangan lapangan MAC," paparnya.

Menurutnya, untuk pengembangan lapangan MAC, proses survei dan kajian diperkirakan selesai tahun ini. Setelah itu apabila ada hasil positif, maka akan dilanjutkan dengan persiapan kegiatan pengembangan lapangan.

"Kalau semua berjalan lancar, Insya Allah kegiatan eksploitasi akan dimulai pada pertengahan 2019. Jadi diharapkan, pada awal 2020 sudah mulai produksi. Artinya, kegiatan kami masih dua tahun lagi. Kalau sekarang ini belum ada kegiatan apapun di lapangan," ungkapnya.

Sementara Humas SKK migas perwakilan Jabanusa, Moh. Fatah Yasin menjelaskan, HCML merupakan mitra kerja pemerintah untuk mencari dan mengembangkan sumur-sumur migas. Salah satunya, mengembangkan lapangan MAC yang lokasinya 25 km dari Pulau Giliraja.

"HCML baru mulai produksi sekitar 2019 atau 2020. Sekarang masih tahap mencari dan mengembangkan sumur baru. Kami dari SKK migas juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah banyak mendukung terhadap kegiatan yang sudah berlangsung. Semoga industri migas berjalan lancar, dan masyarakat bisa menerima manfaat dari kehadiran perusahaan migas," ucapnya.

Sebelumnya, pada 21 Februari 2017, Komisi I DPRD Sumenep menggelar rapat dengar pendapat untuk menindaklanjuti aspirasi dari warga Pulau Giligenting dan Giliraja yang menginginkan HCML melakukan sosialisasi tambahan atas rencana pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait.

Dalam rapat tersebut, DPRD Sumenep merekomendasikan SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan manajemen HCML melakukan sosialisasi tambahan bagi warga Pulau Giligenting dan Giliraja pada tanggal 7-8 Maret 2017. Di Pulau Giligenting sosialisasi disepakati satu titik, dan di Pulau Giliraja, sosialisasi disepakati empat titik. [tem/suf]

Tag : hcml

Komentar

?>