Selasa, 30 Mei 2017

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Rp300/Liter

Kamis, 05 Januari 2017 08:29:00 WIB
Reporter : -
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Rp300/Liter

Jakarta (beritajatim.com) - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak Umum jenis Pertamax Series, Pertalite dan Dexlite sebesar Rp300 per liter seiring dengan kondisi harga minyak mentah dunia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan penetapan harga BBM Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite dan Pertalite merupakan kebijakan korporasi Pertamina dimana review dilakukan secara berkala. Perubahan harga terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 5 Januari 2017.

"Penyesuaian dilakukan sebesar Rp300 per liter untuk seluruh jenis BBM umum di semua daerah," ungkap Wianda dalam keterangan rilis yang disampaikan, Rabu (4/1/2017).

Dia mencontohkan untuk harga Pertamax di DKI Jakarta, dan seluruh provinsi di Jawa-Bali ditetapkan sebesar Rp8.050 per liter dari semula Rp7.750 per liter. Adapun, di daerah yang sama Pertalite menjadi Rp7.350 per liter dari sebelumnya Rp7.050 per liter.

Wianda mengungkapkan permintaan BBM umum terus meningkat dari hari ke hari yang menunjukkan konsumen telah semakin peduli terhadap kenyamanan berkendara dengan memilih BBM yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.

"Selama masa Satgas Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 ini konsumsi Pertamax dan Pertalite telah merebut sekitar 57% pangsa pasar gasoline yang menggambarkan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk-produk BBM non subsidi Pertamina semakin baik," jelasnya.

Sementara itu, Pertamina Dex dilepas diharga Rp8.400 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta Rp8.500 per liter untuk DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dexlite yang menjadi pilihan baru untuk produk diesel ditetapkan menjadi Rp7.200 per liter untuk Jawa-Bali-Nusa Tenggara.

Kata Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran, Pertamina, mengatakan, kenaikan harga ini dikarenakan MOPS minyak mentah sudah sejak pertengahan bulan lalu harganya diatas USD 52/barrel bahkan sudah USD 54-55/barrel.

"Jadi ya terpaksa dinaikkan (harganya)," ujar Ahmad Bambang dihubungi dalam kesempatan terpisah.

Menurut Bambang, hal itu adalah wajar, sebab Pertamax bukan BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi maupun penugasan, tapi sama dengan BBM yg dipasarkan AKR, Shell & Total.

Sehingga, kata dia, kapan saja boleh turun atau naik sesuai kondisi bisnis yg ada. Dalam hal ini Pertamina akan melakukan evaluasi 2 mingguan di tanggal 1 dan 16.

"Mestinya naik per tanggal 1 Januari, ini sudah mundur," jelas Ahmad Bambang. [inilah.com]

Tag : bbm

Komentar

?>