Minggu, 23 April 2017

SPBU Tak Jual Premium, Laporkan Polisi Saja

Sabtu, 08 Oktober 2016 09:55:10 WIB
Reporter : -
SPBU Tak Jual Premium, Laporkan Polisi Saja
Foto Ilustrasi

Jakarta (beritajatim.com) - Menghilangnya premium di pasaran (SPBU) memaksa masyarakat beralih ke BBM jenis lain, yakni pertalite yang lebih mahal harganya. Jelas-jelas ini bertentangan dengan aturan.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas, Kementeria ESDM, Setyorini Tri Hutami mengatakan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dilarang mengurangi atau bahkan meniadakan nozzle premium.

Kata Setyorini, pemerintah menjamin BBM jenis premium tetap tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Adapun pertalite yang dipasarkan setahun terakhir ini, sifatnya hanya diversifikasi produk, bukan untuk menggantikan premium. "Tidak hilang, Pertamina di Jamali (Jawa, Madura, Bali) membuat diversifikasi produk. Masyarakat boleh memilih," kata Setyorini.

Pemerintah, kata dia, akan terus memantau ketersediaan premium di seluruh SPBU. Masyarakat bisa melakukan pengaduan langsung kepada pemerintah jika memang kesulitan memperoleh premium. "Kita akan selalu cek ke Pertamina bila ada aduan. Mohon info yang hilang Premium tepatnya di daerah mana," ujar dia.

Pertamina melaporkan konsumsi Premium terus mengalami penurunan. Namun data penurunan konsumsi itu justru dijadikan kebijakan untuk memangkas jumlah nozzle dan bahkan menghilangkan Premium di SPBU.

Rekanan swasta pemilik SPBU bahkan sengaja tidak menjual Premium lantaran diberikan margin yang lebih besar untuk menjual produk BBM lain seperti Pertalite, dan Pertamax. [ipe]

Sumber : Inilah.com
Tag : bbm

Komentar

?>