Jum'at, 20 Oktober 2017

Lapindo Brantas Inc

Asa Workover, Demi Mendapatkan 100 BOD

Jum'at, 27 Mei 2016 22:28:00 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Asa Workover, Demi Mendapatkan 100 BOD

Surabaya (beritajatim.com) - Lapindo Brantas Inc mulai hari ini melakukan workover atau perawatan untuk sumur ekplotasi mereka di Wunut 19 dengan target mampu mendapatkan minyak mentah sebanyak 100 Barrel Of Day (BOD). Rig pun dimasukkan untuk mengeluarkan lumpur dan pasiran yang menutupi sumber sumur minyak mentah di Wunut 19 itu.

"Ini merupakan perawatan ke 3 kalinya sepanjang Lapindo Brantas melakukan eksploitasi di Wunut, Sidoarjo ini. Dan kami jamin lebih aman karena kami tidak mengeluarkan batuan dari dalam sumur melainkan hanya pasir dan lumpur. Kemungkinan Wunut 19 akan tuntas dalam waktu 2 minggu kedepan atau awal bulan Juni," ungkap Harsa Harjana, VP Operation Lapindo Brantas Inc, saat bertemu wartawan di Surabaya, Jumat (27/5/2016).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hesti Arniwulan, VP Corporate Communication Lapindo Brantas Inc, dimana sebelumnya tahun 2015 lalu, pihaknya sudah merencanakan akan melakukan workover untuk 5 sumur eksisting mereka. Yakni di Wunut 19 (minyak), Wunut 4, Wunut 15, Wunut 16 serta Tanggulangin 3. Namun karena protes sumur pengembangan pengeboran baru, Januari lalu oleh masyarakat, maka proses workover pun ikut terhenti.

"Jadi saat ini tidak ada kegiatan sama sekali di Tanggulangin. Dan fokus pekerjaan kami jadinya hanya bisa di Wunut. Kami tidak bisa lagi menghitung berapa kerugiannya. Dan kerugian itu tidak bisa kami bebankan ke negara sebagai biaya recovery," terang Hesti Arniwulan.

Kini harapan untuk menggenjot produksi Lapindo Brantas Inc lebih banyak untuk Wunut. "Produksi harus digenjot karena utang kami pada negara harus dibayar. Utang kami berupa pinjaman sebesar Rp 781 miliar yang bunganya 4,6 persen. Utang itu untuk melunasi korban terdampak semburan lumpur Sidoarjo," tandas Hesti.

Dengan workover ini diharapkan produksi minyak mentah yang dulu hampir tidak ada menjadi 100 BOD. Sedangkan produksi gas yang kini tinggal 5 juta kaki kubik (MMCFD) naik menjadi 10 MMCFD. [rea/but]

Tag : lapindo

Komentar

?>