Kamis, 30 Maret 2017

Dexlite, Bahan Bakar Diesel Hemat Bertenaga

Kamis, 19 Mei 2016 18:06:56 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Dexlite, Bahan Bakar Diesel Hemat Bertenaga

Malang (beritajatim.com) - Harga eceran tertinggi Dexlite dipatok Rp 6.750 per liter. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V wilayah Jawa Timur, Bali, Lombok dan Nusa Tenggara, menargetkan 248 outlet atau SPBU, menjual Dexlite tahun ini.

GM Pertamina MOR V, Ageng Giriyono, Kamis (19/5/2016) mengatakan, Dexlite adalah produk diatas Solar dan Bio Solar. Tapi masih di bawah Pertamina Dex. Klasifikasi tengah-tengah inilah, di harapkan Dexlite menjadi pilihan masyarakat seperti hadirnya produk Pertalite.

"Sebelum ada Pertalite, pasokan di Jatim paling banyak adalah produk Premium, atau biasa kita sebut bensin. Persentasenya sampai 88 persen. Nah setelah Pertalite diluncurkan, 14 persen diantaranya beralih ke Pertalite," ungkapnya.

Ageng melanjutkan, dengan fakta itulah, Pertamina membuat terobosan baru. Selain ada Solar, Bio Solar dan Pertamina Dex, keberadaan Dexlite diharapkan bisa menjadi pilihan masyarakat. "Dexlite ini bahan bakar Diesel yang hemat bertenaga. Baik untuk kendaraan tapi harganya terjangkau," tuturnya.

Harga Dexlite memang masih di bawah Pertamina Dex yang berkisar Rp.8.200 per liter. Namun begitu, Cetane Dexlite berkisar 51. Sementara Pertamina Dex punya Cetane 53.

"Kita ingin buat produk yang lebih bagus dari sebelumnya, tapi juga harganya terjangkau. Dexlite inilah, salah satu bahan bakar untuk mesin diesel dengan kualitas diatas solar tapi harganya, di bawah Pertamina Dex," beber Ageng.

Di Jawa Timur sendiri, lanjut Ageng, targetnya bisa menjual Dexlite sekitar 950 kilo liter per hari. Selain Dexlite ramah lingkungan dan baik secara teknologi bagi kendaraan, Pemerintah juga bisa menghemat subsidi Solar 1000 liter per hari atau setara dengan Rp.270 milyar.

"Pemilihan bahan bakar yang tepat, memperkecil biaya maintenance atau perawatan mobil. Dan Dexlite ini, cukup sesuai untuk kendaraan bermesin Diesel," paparnya.

Sementara itu, Retail Fuel Marketing Manager Region V Pertamina, Made Adi Putra menjelaskan, jumlah outlet di Jatim, Bali, Lombok dan Nusatenggara targetnya bisa diatas 248 outlet. Khusus di wilayah Malang Raya, di targetkan ada 20 SPBU atau outlet yang menjual Dexlite.

"Contohnya di Kota Batu, karena di sana banyak tempat wisata bisa kita buka outlet sampai 4 titik. Targetnya di Malang Raya tahun ini ada 20 outlet, lihat respon masyarakat dulu. Kalau Saat ini masih 3 outlet," tutur Made.

Terpisah, Ketua DPD V Hiswana Migas, Rahmat Muhammadiyah menambahkan, selaku pengusaha SPBU sangat senang dengan adanya produk baru Dexlite dari Pertamina. "Waktu Pertalite di luncurkan, tingkat kebutuhan dan respon masyarakat ternyata sangat tinggi. Banyaknya varian produk membuat konsumen bebas untuk memilih bahan bakar yang mereka butuhkan," katanya.

Masih menurut Rahmat, dirinya optimis Dexlite bisa diterima masyarakat karena harganya, sangat terjangkau dan baik untuk kendaraan Diesel.

Ketua Malang Fortuner Club, Dodik S, mengapresiasi langkah Pertamina dengan produk barunya, Dexlite. Sejauh ini, para penggemar mobil Fortuner selalu mengoplos Solar dengan Pertamina Dex. "Selama ini jika kita touring, pasti kita oplos antara Solar dan Pertamina Dex. Dan itupun memberikan hasil yang bagus di kendaraan. Dengan adanya Dexlite, kami sangat senang dan pastinya lebih bagus lagi buat mesin mobil," Dodik mengakhiri. [yog/but]

Tag : bbm

Komentar

?>