Berita Migas

Pertamina EP Cepu Cetak Wirausaha Bengkel Mandiri di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebagai komitmen peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan keberlanjutan program Pengembangan Mekanik Motor, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) distribusikan fasilitas penunjang usaha bagi 16 mitra binaan bengkel mandiri di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/3/2019.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Public & Government Affairs PEPC, Edi Arto, dan Subiyanto bagi penerima manfaat yang tengah mengembangkan bisnisnya.

PEPC yang merupakan operator Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) telah merintis program kewirausahaan servis sepeda motor dan pengembangan mekanik sejak tahun 2015.

“Sebagai komitmen PEPC, kami telah mendistribusikan bantuan alat kerja lanjutan seperti instalasi listrik, etalase, spedo listrik, ban, ventilator, dan pada hari ini dilengkapi dengan Papan Nama untuk melengkapi usaha mekanik para mitra binaan,” jelas Kunadi, JTB Site Office & PGA Manager PEPC.

Kunadi menjelaskan, pada tahun 2017-2018 PEPC telah melakukan pelatihan kewirausahaan dan pemberian bantuan wirausaha salah satunya Pelatihan Servis Sepeda Motor bagi montir di wilayah Bojonegoro.

Sejak 2015, lanjut Kunadi, PEPC telah melaksanakan program pengembangan masyarakat, melalui keterampilan kewirausahaan kepada 290 penerima manfaat di bidang migas dan di bidang non migas sebanyak 175 penerima manfaat.

“Program ini mencetak 16 bengkel motor mandiri sebagai mitra binaan PEPC,” imbuh Kunadi.

Salah satu penerima manfaat, Didik Warga Desa Bandungrejo, dan Heriyanto warga Desa Ngasem yang kini mengembangkan usaha “Alwis Motor” dan “Garasi Speed” merasa terbantu atas pembekalan yang diberikan PEPC baik melalui pelatihan mekanik maupun fasilitas penunjang.

“Sebagai mitra binaan PEPC, kami harapkan bengkel kami dapat terus maju dan mengembangkan layanan terbaik,” ujar Didik.

Sebelum memberikan fasilitas penunjang usaha, pihak PEPC telah melaksanakan upskilling bagi para penerima manfaat. PEPC pun menggandeng Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Kerja Bojonegoro yang menaungi Balai Latihan Kerja Bojonegoro.

Pihak BLK membantu terselenggaranya pelatihan secara profesional dalam rangka menghasilkan tenaga kerja yang kompeten untuk mendukung industri regional. Selain mekanik motor, juga pelatihan kerja untuk usaha handicraft, sablon dan pengolahan hasil pertanian.

“Tujuan dari dilaksanakannya program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri di sekitar lokasi proyek sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro wilayah Bojonegoro,” jelas Kunadi.

Saat ini, Pertamina EP Cepu menjadi operator proyek Jambaran Tiung Biru target on-stream pada tahun 2021 dengan sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC akan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Bojonegoro. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar