Berita Migas

HUT ke-14

Pertamina EP Asset 4 Gelar Bali Run Fast 2019

Gianyar (beritajatim.com) – Ratusan karyawan Pertamina EP Asset 4 mengikuti kegiatan Bali Run Fast 2019 sebagai rangkaian kegiatan HUT (Hari Ulang Tahun) Pertamina EP ke 14 di Ubud Gianyar, Bali, Sabtu (28/9/2019).

Kegiatan yang dibuka oleh Direktur Operasi dan Produksi PT Pertamina EP Chalid Said Salim tersebut mengajak para peserta untuk menjajal medan perbukitan khas Ubud sejauh 14 kilometer.

Dia mengatakan, melalui kegiatan olahraga lari ini selain dapat menjaga kesehatan juga diharapkan bisa memperkuat kerjasama tim untuk memberikan yang terbaik dibidang produksi minyak dan gas untuk negara.
“Jadi hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam Hut tahun ini yaitu Sinergi, Akselerasi, Eksekusi. Jadi selamat berolahraga,” ujarnya.

Dia mengatakan, selama empat belas tahun perjalanan Pertamina EP, kiprah di industri hulu migas tentunya sudah menorehkan berbagai macam prestasi. Misalnya produksi minyak dan gas yang baik dengan capaian laba finansial mencapai U$S 401 juta periode Januari-Agustus 2019.

“Kami berharap kedepan selalu bisa memberikan kontribusi positif bagi produksi minyak dan gas di Indonesia,” jelasnya.

Para peserta sejak garis start akan dimanjakan dengan pemandangan indah dengan melewati rute terasering khas Tegalalang Gianyar.  Kemudian, mereka diajak menyusuri perkampungan yang asri dan disambut dengan keramah-tamahan warga setempat.

Kemudian, di etape ketiga, peserta akan kembali menjajal bukit cinta yang mana lokasi ini menjadi jogging track favorit bagi para pelari. Untuk menuju lokasi ini, peserta akan melewati gang kecil di antara ruko yang terdapat di kawasan Ubud. Jalan setapak akan mengantarkan peserta pada pemandangan yang indah.

“Disana tadi pemandangannya indah sekali, kanan kiri bukit hutan tapi sangat rindang karena banyak pohon,” ujar Anshori salah satu peserta.

Tidak cukup disana, para peserta kemudian harus melanjutkan etape 4-5 yang mana etapa ini terbilang cukup sulit karena medan yang ditempuh merupakan perbukitan curam sehingga hampir sebagian besar tracknya tanjakan dan turunan yang cukup curam. Akibatnya, terlihat salah satu peserta ada yang mengalami kram otot. “Lumayan menantang medan di Ubud ini,” tegasnya. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar