Berita Migas

Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati Lakukan Simulasi PDKB

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati menggelar simulasi table top exercise (TTX) 2019 tentang Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bencana (PKDB).

Dalam simulasi tersebut diceritakan, sekitar pukul 06.00 WIB suhu udara di sekitar lapangan minyak dan gas bumi (migas) Blok Sukowati yang dioperatori Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati masih rendah. Bau menyengat seperti telur busuk menyebar di tiga desa sekitar pengeboran, Kamis (20/11/2019).

Bau busuk tersebut berasal dari kebocoran gas H2S saat proses pengeboran di Blok Sukowati. Masyarakat yang berada di tiga desa, Sambiroto, Campurejo dan Desa Ngampel mulai mencium bau yang terus terjadi dan situasi semakin tidak kondusif. Sejumlah warga mulai merasa mual dan perlu dilakukan evakuasi.

Sejumlah warga yang rentan, anak-anak, orang tua dan perempuan serta yang berkebutuhan khusus butuh penanganan medis secara cepat. Pihak operator Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati masih melakukan penanganan kebocoran, serta berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.

Kodim 0813 Bojonegoro yang mendapat laporan kebocoran H2S langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Bupati Bojonegoro, Kapolres, serta instansi terkait dari BPBD, Kepolisian, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, PMI, serta pemerintah kecamatan dan desa terdampak.

Sesuai dengan laporan, tiga desa terdampak, Desa Ngampel, Desa Sambiroto, dan Desa Campurejo ada sekitar 1.200 jiwa yang terdampak. Beberapa kendala di lapangan terjadi penghadangan proses evakuasi dari masyarakat, ada kebakaran rumah akibat kompor elpiji yang lupa dimatikan, dan kendala di jalan masyarakat yang memiliki hajat.

Sementara sesuai dengan perekaman alat pemantau gas, kebocoran gas H2S semakin tinggi. Dari sebelumnya kandungan gas yang bocor hanya 10 PPM menjadi 15 PPM. Namun, berkat kesiapan para pekerja dan koordinasi yang baik dengan instansi terkait semua teratasi. Berikut merupakan bentuk simulasi table top exercise (TTX) 2019 tentang Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bencana (PKDB).

Dalam penanganan kebocoran gas tersebut beberapa instansi terkait mampu melakukan koordinasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Hal itu yang diharapkan bisa terbangun setelah adanya kegiatan simulasi PKDB yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati.

“Syukur dari pihak Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati melakukan pelatihan ini. Jadi bagaimana alur dan tindakan saat terjadi bencana bisa terukur sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Infanteri Hairil Achmad.

Sementara Pjs Field Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Jason W Purba menjelaskan, kegiatan pelatihan dalam hal penanganan bencana ini meskipun sudah dilakukan setiap hari oleh jajaran internal perusahaan. Namun untuk membangun sinergitas antar instansi maka perlu dilakukan pelatihan bersama.

“Aspek keselamatan ini menjadi faktor utama dalam melakukan aktivitas. Baik dari pekerja sendiri maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar