Berita Migas

Papan Reklame Diharapkan Menjadi Wadah Edukasi Industri Migas di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mencatat beberapa asetnya. Aset tersebut kemudian ditawarkan ke Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas yang melakukan operasi di Bojonegoro agar bisa dimanfaatkan.

Kepala Bidang Pendapatan Perimbangan dan Lain-lain, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Bojonegoro, Anang P. Adi mengatakan, aset Pemkab tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh KKKS, sehingga bisa menambah PAD Bojonegoro.

“Pemkab menawarkan kepada KKKS, beberapa aset Pemkab yang bisa disewa agar bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya, Senin (29/4/2019).

Beberapa aset itu diantaranya, papan reklame yang juga bisa digunakan untuk mengedukasi masyarakat, Hotel GDK, tanah di Jalan Veteran, pajak makanan dan minuman dari sub kontraktor KKKS, medical check up di RSUD Bojonegoro.

“Nanti akan ada pertemuan dulu antara Pemkab dengan KKKS untuk disortir yang bisa diambil oleh KKKS atau sub kontraktor yang mana,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, saat ini APBD Bojonegoro mencapai Rp 4.63 Triliun dengan sumbangsih dari Dana Bagi Hasil Migas sebesar Rp 2 Triliun atau 71 persen terhadap total APBD. Sementara untuk PAD sebesar Rp 482 Miliar atau 10 persen terhadap total APBD.

“Dari komposisi APBD tersebut, PAD Bojonegoro termasuk kecil sehingga perlu digenjot. Maka dari itu kami mengajak SKKMigas dan KKKS untuk memberi sumbangsih terhadap penerimaan PAD Bojonegoro,” ujar Bupati Bojonegoro, Ana Muawanah. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar