Berita Migas

Disnakertrans: Penambahan Tenaga Kerja di JTB Masih Terus Dilakukan

Pekerja di proyek Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru

Bojonegoro (beritajatim.com) – Penambahan tenaga kerja di proyek Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) masih terus dilakukan. Pihak operator bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro untuk proses perekrutannya.

Kepala Disperinaker Kabupaten Bojonegoro Agus Supriyanto mengatakan, sesuai kesepakatan, PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai kontraktor Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) Gas Proccesing Facilities (GPF) masih terus berkoordinasi untuk penambahan tenaga kerja.

Sehingga, warga Bojonegoro bisa mendatangi kantor Disperinaker untuk mendapatkan informasinya. “Kemarin ada lowongan, tapi saya lupa datanya. Semua ada dikantor,” ujar Agus, Selasa (24/3/2020).

Sementara itu, data dari PT Rekind menyebutkan, hingga bulan Februari 2020 jumlah tenaga kerja di proyek JTB sebanyak 2.654 orang terdiri dari tenaga kerja skill sebanyak 1.432 orang, semi skill sebanyak 678 orang, un skilled sebanyak 544 orang. Dari jumlah tersebut, untuk ketegori lokal sebanyak 1.743 (66 persen) non lokal 911 (34 persen).

Menurutnya, meskipun sekarang ini sedang memasuki status Kejadian Luas Biasa (KLB) Virus Corona (Covid-19) di Indonesia, pihaknya tetap meyakini adanya prosedur tetap (protap) bagi semua tenaga kerja di Industri Migas termasuk proyek JTB.

“Selain ada tes suhu, disana juga disediakan medical check up. Dan itu salah satu upaya pencegahan menyebarnya Virus Covid-19 dilokasi proyek,” imbuhnya.

Sementara itu, PT Rekayasa Industri (Rekind), telah melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan yang akan memasuki lokasi proyek GPF JTB yang bersentra di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Pengecekan suhu tubuh karyawan dilakukan guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona atau Covid- 19 yang kini menjadi isu nasional.

“Proyek JTB tetap berjalan normal tidak ada kegiatan yang dihentikan. Hanya saja perlu dilakukan kontrol dan mekanisme terhadap karyawan yang masuk dengan pengecekan suhu tubuh saat memasuki pintu masuk lokasi menggunakan temperature detector,” kata Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin.

Temperatur detector guna dilakukan screening untuk pencegahan Covid-19 sebagai berikut ; Screening dilakukan untuk seluruh personil yang akan masuk project site termasuk para subkontraktor; Screening dilakukan di mulai di gate masuk; Personil yang memiliki temperatur di atas 38C tidak diperkenankan masuk ke site. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar