Berita Migas

DBH Migas Bojonegoro Triwulan Pertama 2019 Cair Lebih Awal

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dana Bagi Hasil (DBH) Migas pada triwulan pertama di tahun 2019 sudah diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Pencairan DBH Migas pada triwulan pertama ini diterima oleh Pemkab Bojonegoro sebesar Rp 533,6 miliar pada 19 Februari 2019 lalu.

“Transfer DBH Migas yang dilakukan pemerintah pusat ini lebih cepat jika dibanding tahun sebelumnya,” ujar Kepala Bidang Pendapatan Perimbangan dan Lain-lain, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro, Anang P. Adi, Senin (29/4/2019).

Pencairan DBH Migas yang dilakukan lebih awal ini, kata dia, dimungkinkan karena harga minyak mentah atau Indonesia Crude Price (ICP) sedang tinggi. Sementara, pemerintah sendiri sesuai dengan APBN memasang harga ICP sebesar US$ 70 perbarel dengan asumsi nilai dolar Rp15.000.

“Pada pencairan tahap pertama ini belum melihat nilai lifting maupun ICP. Baru pada Triwulan ke-3 melihat realisasi dari lifting maupun ICP,” terangnya.

Anang mengatakan, antara Pemkab Bojonegoro dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro akan melakukan pencocokan nilai lifting pada Mei 2019 mendatang. Saat ini ada tiga operator yang melakukan operasi di Bojonegoro, yakni Pertamina EP Asset 4, Pertamina EP Cepu dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

“Rapat penentuan lifting rencananya akan dilakukan pada bulan Mei mendatang. Untuk pencocokan data dari Pemkab dan KKKS terkait target nilai lifting,” ungkapnya.

Pada tahun 2019, Pemkab Bojonegoro menarget DBH Migas bisa mencapai Rp1,867 Triliun. Pemkab Bojonegoro optimis target perolehan DBH Migas 2019 ini akan terpenuhi karena melihat nilai lifting dari EMCL sebesar 19,764 juta barel dengan produksi 219.602 Barel Per Hari (BPH). Jumlah tersebut belum ditambah dengan nilai lifting dari KKKS yang lain.

“Targetnya kemungkinan bisa terpenuhi, karena jika dihitung dari EMCL saja sudah 24 persen. Kalau KKKS yang lain belum punya datanya,” terangnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar