Berita Migas

2019 Pemkab Bojonegoro Sudah Terima Dua Kali Pencairan DBH Migas

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro hingga Juni 2019 sudah mendapat dua kali pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Total pencairan DBH Migas yang sudah diterima Pemkab Bojonegoro sebesar Rp1 triliun lebih.

“Kita mendapatkan transfer kedua untuk DBH Migas sebesar Rp1 triliun lebih hingga bulan ini,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Bojonegoro, Herry Sudjarwo, Jumat (28/6/2019).

Penerimaan DBH Migas 2019 ini diperkirakan akan mengalami kenaikan. Sementara, target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2019 sebesar Rp1,8 triliun. Namun, perkiraan kenaikan tersebut belum dihitung.

DBH Migas yang dicairkan pada akhir tahun biasanya yang menjadi penyumbang besar Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan Sisa (SiLPA) di 2019. “Bisa jadi, penerimaan DBH Migas kita di atas Rp2 triliun,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, besaran APBD Bojonegoro 2018 sebesar Rp4,8 triliun. Jumlah itu sebesar Rp2,281 triliun berasal dari pendapatan migas. Realisasi pendapatan tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar Rp1,799 triliun atau sebesar 59,51% dari pendapatan Tahun 2017.

Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto menyampaikan capaian kinerja realisasi pendapatan daerah tahun 2018 cukup signifikan. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 3,35 triliun dapat direalisasikan sebesar Rp 4,82 triliun atau mencapai 143,96 %.

“Dana bagi hasil migas dari target sebesar Rp943 miliar terealisasi sebesar Rp2,281 triliun atau mencapai 241,83 %,” ujarnya saat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD 2018 di Gedung DPRD setempat, Rabu (13/6/2019) kemarin. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar