Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Dengan Nilai 61.23, Pemkab Mojokerto Raih Predikat B

Rabu, 31 Januari 2018 19:26:11 WIB
Reporter : Misti P.
Dengan Nilai 61.23, Pemkab Mojokerto Raih Predikat B

Mojokerto (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Mojokerto menerima penghargaan atas prestasinya dalam Akuntabilitas Kinerja tahun 2017. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur.

Penghargaan sendiri diserahkan pada acara Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP (LHE SAKIP) Pemerintah Daerah Wilayah II di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/1/2018). Inspektorat Provinsi Jawa Timur atas nama KemenPAN-RB telah melakukan evaluasi terhadap Pemkab Mojokerto.

Dengan hasil evaluasi cukup membanggakan yakni 61.23 atau dengan predikat penilaian 'B', Pemkab Mojokerto menerima penghargaan dari Menpan RB. Predikat B ini naik dari yang sebelumnya diterima Pemkab Mojokerto yakni predikat CC di tahun 2016 lalu.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada kabupaten/kota yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi.

Atas upaya tersebut, terdapat satu Pemerintah kabupaten dan satu provinsi yang berpredikat 'A' dan 17 pemprov, Kabupaten/ Kota berpredikat 'BB'. Di Wilayah II ini juga terdapat 52 Kabupaten/Kota dengan predikat 'B'. "Saya mengharapkan agar tetap berupaya mengoptimalkan penerapan SAKIP dengan lebih baik," harapnya.

Wilayah ini meliputi pemprov dan kabupaten/kota di Bali, Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Di wilayah ini, tidak ada lagi yang berpredikat 'D'. Namun masih terdapat kabupaten/kota dengan predikat 'CC'dan 35 Kabupaten/Kota dengan predikat 'C'.

Untuk Kabupaten/Kota di Wilayah II ini, Menteri Asman mengharapkan para Bupati, Walikota dan Sekretaris Daerah untuk lebih fokus dan lebih serius lagi dalam memberikan perhatian guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi hasil.

"Untuk 81 Kabupaten/Kota yang masuk dalam katagori C dan CC, saya sarankan segera melakukan study. Tiru ke instansi pemerintah lain yang sudah lebih baik dalam menerapkan SAKIP yang berkualitas," ujarnya.

Asman Abnur juga memberikan apresiasi kepada beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi yang telah mengimplementasikane-budgeting di lingkungan pemerintahnya masing-masing. Dikatakan, e-budgeting merupakan langkah yang baik bagi suatu pemerintah dalam mencegah terjadinya penyimpangan.

Namun demikian, e-budgeting yang dilaksanakan saat ini belum seluruhnya didasarkan atau diintegrasikan dengan kinerja yang akan diwujudkan (outcome), sehingga belum mampu mencegah pemborosan dan belum dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

"Saya berharap e-budgeting yang Bapak/Ibu implementasikan telah dan dapat diselaraskan dengan kinerja yang akan diwujudkan, e-performance based budgeting," tegasnya.[tin/adv]

 

Komentar

?>