Senin, 20 Nopember 2017

Pesta Gizi dan Lomba Bakar Sate 2017

Meriahnya Festival Budaya dan Kuliner Kota Mojokerto

Senin, 04 September 2017 21:47:13 WIB
Reporter : Misti P.
Meriahnya Festival Budaya dan Kuliner Kota Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Agenda tahuan Pemkot Mojokerto kembali digelar dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha. Pesta Gizi dan Lomba Bakar Sate 2017 yang berlangsung di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, Jumat malam (1/9/2017) berlangsung heboh dan meriah.

Puluhan peserta yang terdiri dari masing-masing perwakilan organisasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga sekolah se-Kota Mojokerto tampil semangat bakar sate dan meneriakkan yel-yel. Dekorasi stand berukuran tiga kali tiga meter, dipadu dengan busana tematik dari masing-masing peserta menambah menarik.

Ada yang berkostum ala tukang sate, tema bollywood, tema noni belanda hingga tema superhero. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mas Agoes Nirbito, Forkopimda, Ketua TP PKK, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah dan masyarakat. 

Pemkot Mojokerto bersama masyarakat pada acara ini menjalin kebersamaan dalam semangat berkurban. Semangat berbagi dan meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan ketaatan Nabi Ismail. Ribuan masyarakat yang antusias hadir dalam acara ini mencerminkan keguyuban warga kota Mojokerto yang tetap menjaga keamanan, kesopanan dan ketertiban.

Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus mengapresiasi antusias peserta lomba dan masyarakat yang hadir pada malam itu. "Kegiatan ini bagian dari upaya untuk mensyiarkan Islam dalam rangka memperingati hari raya idul kurban tahun ini. Semangat idul adha adalah semangat untuk bertakwa kepada Allah dan mendekatkan diri dengan menjalankan segala perintah-perintahnya," ungkapnya.

Diantaranya perintah untuk menyembelih hewan kurban yang dagingnya dibagi-bagikan kepada yang membutuhkan. Salah satu upaya yakni untuk membagikan daging kurban adalah dengan cara mengadakan acara pesta gizi dan bakar sate pada malam hari ini. Tujuannya agar warga Kota Mojokerto bisa membangun kebersamaan sebagai salah satu nilai dari idul kurban.

"Semangat idul qurban, juga untuk mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap sesama. Harapan kami kegiatan bakar sate dan pesta gizi ini bisa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berkreasi dan berinovasi membuat sate yang lezat dan sate yang khas Kota Mojokerto," serunya.

Orang nomor satu di Kota Mojokerto ini berharap agar acara tahunan yang digelar pada malam hari Idul Adha di Kota Mojokerto ini menjadi destinasi wisata budaya. Acara tahunan tersebut menjadi agenda wisata budaya dengan menampilkan kreasi inovatif tentunya ini semua akan mendukung Kota Mojokerto sebagai daerah wisata budaya dan wisata kuliner.

Dalam perlombaan tahun ini kategori dinas dan instansi, lomba yel-yel dan busana terunik Juara 1 Dinas Sosial, Juara 2 Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja dan Juara 3 BKD. Sedangkan lomba bakar sate terlezat Juara 1 Disperindag, Juara 2 Dinas Kesehatan dan Juara 3 Sekretariat DPRD.

Kategori sekolah, lomba yel-yel dan busana terunik Juara 1 SMAN 3 Mojokerto, Juara 2 SMP Islam Brawijaya dan Juara 3 SMPN 4 Mojokerto. Kemudian lomba bakar sate terlezat Juara 1 SMPN 1 Mojokerto, Juara 2 SMAN 3 Mojokerto dan Juara 3 SMPN 7 Mojokerto.[tin/adv]

Komentar

?>