Selasa, 22 Agustus 2017

7 ribu Peserta Gowes Napak Tilas Perjalanan Sejarah Kerajaan Majapahit

Minggu, 13 Agustus 2017 20:17:41 WIB
Reporter : Misti P.
7 ribu Peserta Gowes Napak Tilas Perjalanan Sejarah Kerajaan Majapahit

Mojokerto (beritajatim.com) - Sekitar 7 ribu peserta mengikuti gowes yang digelar Korem 082 Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto dalam rangka HUT Korem 082/CPYJ ke 69 dan HUT Kemerdekaan RI ke 72. Dengan mengambil rute di jalur wisata Trowulan, panitia menyediakan hadiah utama sebuah mobil Toyota Calya dengan total hadiah senilai Rp200 juta.

Tak hanya diikuti anggota TNI di wilayah Korem 082/CPYJ dan masyarakat umum, Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Puji Hendro Wibowo dan jajaran forpimda Mojokerto juga turut serta.

Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo mengatakan, fun bike tersebut merupakan fun bike terbesar di Mojokerto.

"Ada sekitar 7 ribu peserta. Artinya, ini adalah titik awal bagaimana masyarakat Mojokerto dan sekitarnya mencintai olahraga gowes dan saya menginginkan Trowulan semakin dikenal oleh masyarakat kita," ungkapnya, Minggu (23/8/2017).

Karena, lanjut Danrem, destinasi yang diharapkan dari Mojokerto terutama Trowulan akan berkenbang baik kedepan. Menurutnya, ada dua rute yang bisa diikuti para peserta sesuai dengan tema yang diambil yakni 17 Agustus sehingga ada rute 17 km dan rute 8 km. Dengan banyaknya peserta yang hadir, ujar Danrem, merupakan bentuk rasa nasionalisme semua.

"Begitu antusias masyarakat memperingari 17 Agustus-an, mereka datang dari berbagai penjuru, bahkan ada yang bermalam di Trowulan untuk ikut memeriahkan acara ini. Ini yang bs diambil hikmahnya, rasa nasionalisme yang luar bisa dari mereka. Tanpa menghitung untung rugi tapi mereka semua bisa berkumpul disini," tuturnya.

Danrem menjelaskan, tak hanya diikuti peserta dibawah wilayah Korem 082/CPYJ saja namun juga berasal dari berbagai kota baik di Jawa Timur maupun Jawa Tengah. Seperti Probolinggo dan Solo. Menurutnya, dengan hadiah yang cukup besar merupakan bagian untuk menarik peserta untuk hadir berbondong-bondang. Karena hadih utama berupa mobil sangat jarang terjadi.

"Mudah-mudahan bisa diagendakan setiap tahun kegiatan semacam ini karena antusias masyarakat cukup luar biasa. Kita siapkan total hadiah hampir Rp200 juta. Dengan semangat 17 agustus, kita berharao bisa kembali menggalakan rasa nasionalisme, kebersamaan dan menghindari konflik. Karena kejadian belakangan ini ada upaya dari pihak tertentu sengaja memecah belah," urainya.

Sehingga pihaknya berharap dengan semangat 17 Agustus, Indonesia sudah 72 tahun merdeka maka harus kembali ke jati diri negara yang berdaulat. Hal tersebut termasuk dalam pemilihan rute, yakni Mojopahit dijadikan tema untuk mengenang dan napak tilas perjuangan majapahit sehingga diharapkan tahun depan jika dirasakan sukses dan bermanfaatkan maka akan digelar kembali.

"Kita juga berharap, dengan HUT ke 69 ini, Korem semakin membuka diri dengan masyarakat untuk sama-sama membangun negara lebih baik kedepan. Amin," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengapresiasi kegiatan tersebut. "Kita sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap tahun depan bisa diselenggarakan kembali mengingat antusias masyarakat cukup besar," pungkasnya.[tin/adv]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>