Kamis, 19 Oktober 2017

Dua Pekan, Pemkot Mojokerto Borong 4 Penghargaan Nasional

Selasa, 25 Juli 2017 15:00:03 WIB
Reporter : Misti P.
Dua Pekan, Pemkot Mojokerto Borong 4 Penghargaan Nasional

Mojokerto (beritajatim.com) - Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus dengan memberikan tema tahun 2017 sebagai tahun kreasi, inovasi dan prestasi nampaknya bukan hanya sekedar seruan. Ini dibuktikan dengan banyaknya penghargaan level nasional yang diterima Pemkot Mojokerto di pertengahan tahun ini.

Pekan lalu, Walikota Mojokerto menerima dua penghargaan sekaligus pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Provinsi Lampung. Saat itu, Walikota menerima tanda penghargaan Manggala Karya Kencana yang merupakan tanda kehormatan bidang Ketahanan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2017. 

Satu penghargaan lainnya yakni Pemkot Mojokerto sebagai pemenang lomba Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan tahun 2017. Selang satu minggu kemudian, Pemkot Mojokerto kembali raih penghargaan tingkat Nasional pada peringatan Hari Anak Nasional tahun 2017 Sabtu (22/7) di Kota Pekanbaru, Riau.

Kali ini, penghargaan di bidang Kota/Kabupaten Layak Anak 2017, Kota Mojokerto meraih predikat Kota Layak Anak Kategori Pratama. Tak hanya itu, Pemkot Mojokerto yang juga meraih penghargaan di bidang percepatan cakupan pemberian akta kelahiran anak tahun 2017 kategori Madya.

Wakil Walikota Mojokerto Suyitno, yang mewakili Walikota menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Pratama tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Susana Yembise. Sementara penghargaan Percepatan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak tahun 2017 diterima Moch Imron, Kepala Dinas PP, PA dan KB Kota Mojokerto di Ballroom Hotel Swiss-Bell Pekanbaru, Riau.

Dengan semangat membangun Sumber Daya Manusia (SDM), Walikota selalu menekankan jika pendidikan anak merupakan faktor keberhasilan pembangunan Kota Mojokerto. Terlebih, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Mojokerto telah diwajibkan membuat program yang berkaitan dengan perwujudan kota layak anak.

Pemkot Mojokerto melalui Dinas PP, PA dan KB Kota Mojokerto juga telah membentuk Forum Anak yang tersebar di masing-masing kelurahan. Tujuannya yaitu menghormati dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi serta menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai pendapat anak dengan mewujudkan kota layak anak.

Banyak sekali program strategis yang diwujudkan untuk mendukung terciptanya Kota Layak Anak di Kota Mojokerto. "Seperti contoh, adanya program biaya pendidikan gratis, angkutan sekolah gratis, banyaknya taman bermain yang nyaman serta sidak PSN terintegrasi yang menjangkau evaluasi kecukupan gizi dan tumbuh kembang anak," ungkap Walikota.

Bahkan anak-anak di Kota Mojokerto juga mendapatkan perlindungan hukum dari Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. Mengenai diraihnya penghargaan Kota Layak Anak, Walikota menuturkan jika prestasi tersebut tak lepas dari peran serta semua pihak. 

"Penghargaan ini tak lepas dari peran serta OPD, Forum Anak, Masyarakat serta anak-anak Kota Mojokerto yang ikut ambil bagian dalam mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto. Penghargaan ini harus kita jadikan semangat untuk terus mewujudkan Kota Layak Anak di kota tercinta kita," tegasnya.[tin/adv]

Komentar

?>