Jum'at, 22 Juni 2018

Peringatan Hari Gizi Nasional ke-57 Tahun 2017

Antusias, Aksi Nyata 'Makbyur' Diikuti 1.000 Peserta

Kamis, 26 Januari 2017 13:37:10 WIB
Reporter : Misti P.
Antusias, Aksi Nyata 'Makbyur' Diikuti 1.000 Peserta
Bupati Mojokerto Mustapa Kamal Pasha Menabuh Gong

Mojokerto (beritajatim.com) - Tidak kurang dari 1.000 orang peserta aksi nyata ‘makan buah dan sayur’ (makbyur), memadati ekowisata Waduk Tunjungan, Kecamatan Kemlagi dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke-57 tahun 2017. Acara tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, Rabu (25/1/2017).

Mengangkat tema "Membangun Gizi, Menuju Bangsa Sehat dan Berprestasi" acara tersebut merupakan bentuk komitmen dalam upaya peningkatan mutu gizi perseorangan maupun masyarakat. Peresmian ditandai pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh bupati, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Wakil I Ketua TP PKK serta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Didik Khusnus Yakin mengatakan, pada peringatan Hari Gizi Nasional ke-57 tahun 2017, Dinkes Kabupaten Mojokerto mengadakan aksi nyata makan sate buah dan sayur yang diikuti 1.000 anak dari wilayah utara sungai. "Ini adalah ide dari Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Didik, juga ada bazar buah yang diikuti oleh peserta dari Kecamatan Dawarblandong, Jetis dan Gedeg. Kegiatan hari ini merupakan kerja sama Dinkes dan TP PKK Kabupaten Mojokerto. Pihaknya mengapresiasi Himpaudi, Camat Kemlagi dan para kades dan adik-adik SMK PGRI Sooko yang sudah preparepentol (bakso) dari ikan untuk proteinnya.

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa juga mengingatkan agar masyarakat tetap sigap menghadapi berbagai tantangan termasuk di bidang peningkatan gizi masyarakat. "Contohnya masalah gizi ganda, yaitu keadaan dimana gizi kurang, namun di sisi lainnya gizi dianggap lebih. Hasil Survey Diet Total (SDT) tahun 2014, kurang lebih 70-80% bumil (ibu hamil) belum tercukupi konsumsi energi dan proteinnya," katanya.

Pun demikian dengan konsumsi buah yang dinilai belum cukup baik karena konsumsi sayur dan buah masih rendah. Dalam momen Hari Gizi Nasional ke-57, Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto baik lansia, dewasa, remaja maupun anak-anak agar gemar sayur dan buah.

"Langkah yang bisa diambil yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sesuai yang dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI. Intervensi terhadap masalah gizi lebih dilakukan sebagai bagian dari upaya promotif-preventif dan kuratif-rehabilitatif dalam pengendalian penyakit tidak menular," ujarnya.

Upaya (di atas), lanjut Bupati, harus diperkuat dengan pendidikan gizi masyarakat dengan pendekatan empat pilar gizi seimbang yakni konsumsi makanan beraneka ragam, memasyarakatkan perilaku hidup bersih dan sehat, menumbuhkan kebiasaan berolahraga dan aktivitas fisik serta memantau dan mempertahankan berat badan normal.

"Slogan 'Ayo Makan Sayur dan Buah Setiap Hari' harus kita sebarluaskan," pesannya.[tin/adv]

Komentar

?>