Senin, 29 Mei 2017

Mempertahankan Citra Kota Santri, DPRD Gresik Menggelar Sholawat dengan Habib Syech

Minggu, 18 Desember 2016 00:22:55 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Mempertahankan Citra Kota Santri, DPRD Gresik Menggelar Sholawat dengan Habib Syech

Gresik (beritajatim.com)- Untuk mempertahankan citra 'kota santri', Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar sholawat dengan menghadirkan ulama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Tujuan sholawat dengan tema DPRD Gresik bersholawat bersama Rakyat untuk menjaga silaturrahmi sesama umat muslim.

Selain akan dihadiri jajaran forum pimpinan daerah (Forpimda) Gresik, anggota DPRD Gresik, pengasuh pondok pesantren (Ponpes), alim ulama, masyarakat Gresik, serta komunitas Syechermania dari berbagai daerah. Kegiatan itu, sekaligus juga untuk memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Wafiroh Ma'sum mengatakan, acara tersebut dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini dikarenakan banyak persoalan bangsa yang dihadapi, sehingga bisa melunturkan semangat kebangsaan. Untuk itu pihaknya menggandeng ulama dan umaroh untuk bisa membangun Gresik lebih baik lagi.

"Insyaallah kalau semua ulama dan masyarakatnya bersatu seperti ini Indonesia khususnya Gresik akan lebih kuat," tuturnya, Minggu (18/12/2016).

Wafiroh Ma'sum menambahkan, dengan bersholawat diharapkan bisa menjaga ketenteram masyarakat dan membuat sejuk Kota Gresik. Terlebih lagi, Kota Gresik sudah dikenal lama sebagai kota wali, atau kota santri.

"Lewat sholawat ini diharapkan hubungan antara masyarakat dan DPRD Gresik tidak ada sekat dan saling melengkapi demi pembangunan di Kabupaten Gresik," tambahnya, Minggu (18/12/2016).

Sementara itu, anggota F-PKB Syafi' AM menyatakan di tengah kondisi
sekarang ini tengah terjadi suatu hal yang dapat memecah belah NKRI. Untuk itu dengan digelarnya acara sholawat tersebut, bisa membangun dan memperkokoh kembali rasa nasionalisme kebangsaan. Khusus untuk kota Gresik diharapkan ikon sebagai kota santri tetap melekat.

"Lewat kegiatan yang positif seperti ini diharapkan ikon kota santri yang dikenal diluar Kota Gresik tetap melekat," ujarnya.

Syafi' AM mengingatkan untuk menjaga hal itu kegiatan keagamaan di Kabupaten seharusnya diperbanyak. Tidak hanya di kota saja melainkan di setiap sudut kampung maupun desa.

"Kalau kegiatan keagamaan diperbanyak saya yakin masalah kenakalan remaja maupun lainnya bisa diminimalisir," paparnya.

Diperkirakan puluhan ribu umat muslim dari berbagai daerah mendatangi Kantor DPRD Gresik untuk mengikuti sholawat akbar. Para jamaah sholawat Nabi Muhammad Saw yang biasa disebut syechermania tersebut juga akan datang dan mengiringi acara bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Mereka datang dari berbagai wilayah di luar Kota Gresik seperti Jombang, Surabaya, Sidoarjo dan daerah lainnya. [adv/dny]

Tag : dprd gresik

Komentar

?>