Minggu, 22 Oktober 2017

Pemkot Mojokerto Buka 2.200 Loker

Selasa, 11 Oktober 2016 18:18:57 WIB
Reporter : Misti P.
Pemkot Mojokerto Buka 2.200 Loker

Mojokerto (beritajatim.com) - Pemkot Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali membuka job fair (bursa kerja). Bursa lowongan kerja untuk menekan angka penggangguran tersebut akan digelar selama dua hari, mulai tanggal 11 hingga 12 Oktober ini membuka untuk 2.200 lowongan pekerjaan.

Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus mengatakan, diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga Kota Mojokerto. "Job Fair merupakan agenda tahunan dan diharapkan bisa mempertemukan antara pencari kerja dan perusahaan sehingga mengurangi angka pengangguran," ungkapnya, Selasa (11/10/2016).

Masih kata orang nomor satu di Kota Mojokerto ini, Job Fair tahun lalu bisa menekan angka penggangguran sebanyak 1,26 persen. Angka tersebut, sama dengan angka penggangguran di Jawa Timur. Walikota berharap, dengan Job Fair sebagai agenda tahunan Kota Mojokerto ini akan terus bisa menekan terus angka penggangguran di Kota Mojokerto tahun 2016.

"Meski angka pengganguran di Kota Mojokerto berada dibawa Jawa Timur, namun dengan Job Fair ini diharapkan dapat memberi peluang baik bagi pencari kerja maupun perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair sendiri. Kita bertekad terus mendorong terciptanya kesempatan kerja seluas-luasnya, juga bagi pencari kerja penyandang disabilitas," katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kota Mojokerto, Hariyanto menyampaikan, jika tujuan Job Fair ialah untuk mencarikan pekerjaan, membantu perusahaan untuk menjadi tenaga kerja yang dibutuhkan, mengurangi penggangguran dan pembinaan. "Job Fair digelar mulai tanggal 11 sampai 12 Oktober 2016 di GOR Seni," ujarnya.

Masih kata Hariyanto, berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka pengangguran seperti pelatihan, pameran bursa kerja atau Job Fair juga rencananya melalui program pemagangan. Bahkan tahun 2016 ini sudah menggelar dua kali Job Fair dan hasilnya lumayan sukses karena pihaknya menilai Job fair sangat efektif untuk menampung lulusan sekolah yang ingin langsung kerja.

"Untuk mekanisme rekruitmen di arena Job Fair mengacu pada otoritas perusahaan peserta. Akan ada beberapa varian dari interaksi langsung antara para pencari kerja dengan perusahaan terkait proses rekruitmen karyawan. Ada yang langsung wawancara, ada juga yang menerapkan mekanisme lain. Para pencari kerja bisa datang dan membawa lamaran kerja serta CV," tegasnya.[tin/adv]

Komentar

?>